logo

ICMI: BJ Habibie Jadi Sumber Inspirasi Generasi Penerus

ICMI: BJ Habibie Jadi Sumber Inspirasi Generasi Penerus

Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie. (Istimewa)
11 September 2019 19:41 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie berharap semua jasa dan pengabdian almarhum Presiden Ketiga BJ Habibie terus dikenal dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Jimly saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu (11/9/2019) mengatakan keluarga besar ICMI berbelasungkawa atas wafatnya BJ Habibie yang meninggal pada Rabu sekitar pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

"Dengan duka cita mendalam, saya mengucapkan belasungkawa atas wafatnya BJ Habibie dan berdoa kepada Allah SWT semoga almarhum husnulkhotimah," kata dia.

Jimly mengatakan kepergiannya merupakan kehilangan bagi semua warga Indonesia dan Indonesia telah kehilangan tokoh besar dalam sejarah bangsa.

Habibie yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936 itu wafat akibat masalah pada jantungnya. Jenazah akan dibawa menuju kediamannya di Patra Kuningan.

Sebanyak 44 tim dokter dipimpin oleh tim dokter kepresidenan sudah bekerja merawat Habibie sejak presiden ketiga RI tersebut dirawat di RSPAD Gatot Soebroto pada 1 September 2019.

Sementara itu Rektor IPB Arif Satria mengatakan sosok presiden ketiga RI B.J. Habibie sebagai bapak kemandirian teknologi.

"Habibie sosok yang menginspirasi dikenal sebagai bapak kemandirian teknologi," kata Arif.

Arif mengatakan bahwa gagasan Habibie tentang kemandirian tenologi dahulunya sulit dipahami. Akan tetapi, kini baru terasa bahwa bangsa Indonesia ketinggalan dalam penguasaan teknologi, ketinggalan dari Brasil dan ketinggalan dari negara-negara lain.

Habibie, lanjut dia, pada tahun 1990 telah membuat pesawat N250 yang pada eranya termasuk pesawat canggih di kelasnya.

"Akan tetapi, kini sudah ketinggal dengan Brasil dengan Embraer yang sudah komersial," kata Arif.

Arif juga mengatakan bahwa Habibie mengajarkan kepada generasi saat ini agar mengembangkan teknologi berbasis pada visi negara.

Karena gagasan Habibie dalam mengembangkan teknologi kedirgantaraan tidak sekadar teknologi semata, tetapi berbasis pada visi Bung Karno agar menguasai teknologi karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang membutuhkan teknologi dirgantara dan perkapalan.

"Pak Habibie sosok yang menginspirasi apa yang disampaikan sangat baru," kata Arif. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto