logo

Kemenpora Siapkan Rp36,8 Miliar Untuk 10 Cabor Popnas

Kemenpora Siapkan Rp36,8 Miliar Untuk 10 Cabor Popnas

Suasana diskusi SIWO PWI Jaya membahas masalah Popnas. (Foto: Dok).
11 September 2019 19:02 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora RI akhirnya menyiapkan anggaran sebesar Rp36,8 miliar untuk menggelar 10 cabang pertandingan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2019. Pesta olahraga antarpelajar ini akan berlangsung minggu pertama November 2019, namun tanggalnya belum dipastikan.

“Kita sudah menghitung untuk menggelar 10 cabang olahraga saja sudah menelan biaya sebensar Rp36,8 miliar. Kalau 20 cabang olahraga tentu anggarannya dua kali lipat,” kata Sesmenpora Gatot Dewabroto pada Diskusi yang digelar SIWO PWI Jaya bekerja sama dengan KONI Provinsi DKI Jakarta di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Pada kesempatan itu hadir sebagai pembicara selain Gatot, Sekdis Asep Saepudin mewakili Kadispora, dan Djamran SE mewakili Ketua Umum KONI DKI Jakarta. Sementara dari PWI Jaya hadir Kesit B Handoko yang sekaligus membuka diskusi.

Dalam acara diskusi yang mengangkat tema “Menakar Kesiapan DKI Jakarta Sebagai Tuan Rumah POPNAS XV/2019, Sesmenpora menyebutkan 10 Cabor yang akan dimainkan adalah  Atletik, Renang, Bulu tangkis, Basket, Voli, Silat, Sepak Takraw, Tenis Lapangan, Tenis Meja, satu cabang lagi belum diputuskan antara Taekwondo, Dayung dan Sepakbola.

"Jika ditanya Sepakbola tidak masuk dalam 10 Cabor, karena sebelum POPNAS ada turnamen sepakbola antar PPLP.  Dimana pesertanya sama dengan POPNAS 2019. Sehingga jika sepakbola tidak ada maka  penggantinya antara Dayung dan Taekwondo. Namun itu semua tergantung arahan dari Menpora," ucap Gatot.

Sesmenpora juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah DKI Jakarta yang sudah mau menjadi tuan rumah POPNAS. "Seharusnya POPNAS 2019 digelar di Papua. Namun Papua kemudian lempar handuk putih, mereka kesulitan keuangan dan hanya fokus persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 saja," lanjut Gatot.

 

"Terima kasih untuk Pemprov DKI Jakarta yang bergerak cepat dan bersedia menyelamatkan POPNAS 2019. Dalam POPNAS nanti anggaran memang dari Kemenpora untuk menggelar 10 Cabor biayanya sekitar 36,8 milyar rupiah. DKI Jakarta membantu penyediaan venue pertandingan yang tidak dikenakan biaya untuk digunakan pada POPNAS 2019." lanjutnya.

Pemerintah merasa perlu menggelar POPNAS 2019, karena selain daerah sudah melakukan persiapan. Ajang ini pembinaan untuk atlet muda. "Ini ajang pembinaan, di kelompok usia ini kita mampu bersaing di level internasional. Terbukti di Asean Schools Games kemarin di Semarang kita juara umum."

Dalam pada itu Sekretaris Dispora DKI Jakarta, Asep Saepudin  mengatakan, Dispora akan mendukung pemerintah pusat, demi pembinaan atlet muda Indonesia. “Apalagi Gubernur kita sudah menyatakan dukungan. Kita bantu tidak hanya tempat atau venue pertandingan saja, namun termasuk isinya. Apa yang jadi keputusan pusat dan Gubernur DKI kita ikut dukung."

Sekum KONI DKI, Djamran mendukung gelaran POPNAS 2019 di Jakarta. Bahkan katanya, jauh hari sebelum Papua mundur jadi tuan rumah Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sudah menyatakan siap menjadi tuan rumah. Bahkan, untuk PON sekalipun. "Ini agenda nasional yang sudah rutin, dan kita mampu bersaing di tingkat internasional untuk kategori ini. Soal kesiapan DKI, gubernur DKI juga sudah siap. Hal ini diungkapkannya saat sekitar dua bulan lalu,” kata Djamran. ***