logo

Indonesia Turunkan 139 Pemain Di Yuzu Indonesia Masters 2019

Indonesia Turunkan 139 Pemain Di Yuzu Indonesia Masters 2019

Foto bersama narasumber usai jumpa pers Yusu Indonesia Masters 2019. (Foto: Markon Piliang).
11 September 2019 17:07 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Indonesia sebagai tuan rumah turnamen bulutangkis Yuzu Indonesia Masters 2019 akan menurunkan sebanyak 139 pemain. Pada ajang yang akan berlangsung di Kota Malang 1 – 6 Oktober tersebut, sedikitnya 302 pemain dari 15 negara akan memburu poin di turnamen kelas Super 100 tersebut.

Kendati turnamen ini merupakan kelas BWF World Tour Super 100, namun ini sangat penting bagi pemain untuk mendulang angka bila mereka bisa mencapai juara. Oleh karena itu, Indonesia menurunkan pemain Top 10 dunia ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto untuk mengejar poin Olimpiade Tokyo 2020.

“Indonesia dipercaya BWF menggelar tiga turnamen selama satu tahun karena dianggap sukses setiap menggelar turnamen bulutangkis. Selain Yuzu Indonesia Masters 2019 yang akan berlangsung Oktober mendatang, sebelumnya Indonesia telah sukses menggelar Daihatsu Indonesia Masters 2019 (Super 500) dan Blibli Indonesia Open 2019 (Super 1000),” kata ketua panitia penyelenggara Achmad Budiharto dalam jumpa pers yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Kejuaraan berhadiah total 75 ribu Dollar Amerika Serikat ini akan dilangsungkan di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur. Cukup banyak bintang dunia yang akan hadir, salah satunya dari Indonesia adalah Fajar Alfian/Rian Ardianto.

Dalam konferensi pers pre-event Yuzu Indonesia Masters 2019 tersebut, Ketua Umum PP PBSI Wiranto menyampaikan harapannya bahwa para pebulutangkis Indonesia bisa berjaya dalam event di negeri sendiri kali ini.

"Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk mempertahankan kehormatan kita lewa bulutangkis dan berharap tidak hanya penyelenggaraannya yang baik tapi juga prestasinya yang baik. Kalau lihat Fajar/Rian sih sudah kelihatan juaranya, tapi harus tetap fokus karena lawan tidak mudah," ucap Wiranto.

 

Sementara itu, Malang sebagai tuan rumah mengaku bangga bisa menjadi kota penyelenggara turnamen ini. Walikota Malang, H Sutiaji mengatakan bahwa ia mewakili kota Malang memberikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan memilih kota Malang sebagai tuan rumah Yuzu Indonesia Masters 2019 BWF World Tour Super 100.

"Sebelumnya Malang pernah ditunjuk menjadi tuan rumah dan penyelenggaraannya sukses. Kali ini ditunjuk lagi, kami siap. Kami sudah mempersiapkan sebaik mungkin," ujar Sutiaji.

Selain hadirnya Fajar/Rian, Indonesia juga menurunkan ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris. Pada tahun lalu, Indonesia sebagai tuan rumah meraih dua gelar juara dari tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa dan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. ***