logo

Ganjar Persilahkan Audisi Bulutangkis PB Djarum Dilanjutkan

   Ganjar Persilahkan Audisi Bulutangkis PB Djarum Dilanjutkan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
11 September 2019 14:48 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Kisruh antara KPAI dengan PB Djarum tentang eksploitasi anak memantik banyak komentar. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, langsung pasang badan terhadap kasus terkait audisi bulutangkis yang dihelat PB Djarum tersebut.

Orang nomor satu di Jateng ini dengan tegas menyebut, audisi harus terus berlanjut. Jika ada apa-apa, ia yang bertanggung jawab.

"Saya bertanggung jawab, silahkan lanjutkan audisi," kata Ganjar melalui siaran pers, Rabu (11/9/2019).

Menurut Ganjar, pihaknya sudah menghubungi pengurus PB Djarum di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kepada pengurus PB Djarum, ia meminta secara langsung agar audisi bulutangkis dilanjutkan. Sesuai informasi yang diterimanya, PB Djarum secara manajemen berbeda dengan PT Djarum Kudus yang memproduksi rokok.

Mereka telah melakukan pembinaan bulutangkis sejak 1969 dan selama ini tidak pernah berbicara rokok. Jadi kalau pembinaan yang dilakukan selama ini dibilang mengeksploitasi anak, dinilai Ganjar sebagai tuduhan aneh.

"Sudah sejak 1969 mereka konsen membina para atlet bulutangkis, kenapa sekarang tiba-tiba disalahkan," kata Ganjar.

Keterlibatan swasta dalam program pembinaan atlet, disebut Ganjar sangat penting. Selain itu, diakui atau tidak, prestasi olahraga di Indonesia saat ini masih jelek.

Namun, meskipun mendukung audisi bulutangkis terus berlanjut, Ganjar meminta dorongan publik untuk membubarkan KPAI dihentikan. Ganjar meminta tidak ada lagi hastag #BubarkanKPAI di twitter.

"Saya minta PB Djarum untuk terus melanjutkan audisi. Saya bertanggung jawab. Namun hastag bubarkan KPAI, juga jangan,” tuturnya.

Sebagaimana ramai diwartakan, polemik antara PB Djarum dengan KPAI, membuat PB Djarum memutuskan tidak lagi menggelar audisi pencarian bakat atlet bulutangkis. Keputusan itu disesalkan Ganjar Pranowo. Untuk itu, dirinya kini mendorong agar PB Djarum tetap menggelar audisi bulutangkis.***

Editor : Yon Parjiyono