logo

BUMD PT MOW Kabupaten Sorong Berupaya Gaet Investor Asing

BUMD PT MOW Kabupaten Sorong  Berupaya  Gaet  Investor Asing

Dirut BUMD PT MOW Kabupaten Sorong, Gabriel Hasatan Simanjuntak/Foto:skid (Yacob Nauly)
10 September 2019 07:33 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS:Direktur Utama   PT Malamoi Olom  Wobok , Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sorong, Gabriel Hasahatan Simanjuntak,mengatakan, pihaknya  berupaya menggaet investor  Asia yang tumbuh ibarat jamur di musim hujan belakangan ini.

Dikatakan  investor  Asia telah tumbuh menjadi salah satu ekosistem awal paling dominan dan dinamis di dunia.

“Siklus hidup dari banyak perusahaan baru ini menuntut investor internasional termasuk PT MOW Kabupaten Sorong,  untuk meningkatkan bisnis dan mendorong pertumbuhan konsep, ide, dan sinergi baru di dalamnya,”kata Panjaitan  kepada  suarakarya.id ,melalui telepon  selulernya  di  Sorong,  Selasa (10/9/2019) pagi.

Menavigasi investor internasional dan mengajak mereka bergabung adalah tantangan yang menarik bagi wirausahawan  daerah seperti PT MOW Sorong.

 Berbeda dengan menghadapi investor dari  dalam negeri sendiri, menghadapi investor internasional jelas lebih rumit. Pertemuan beda budaya dapat menjadi canggung serta  mengintimidasi dan presentasi harus direncanakan sesuai dengan itu, demikian Panjaitan.

Tantangan terbesar ketika mempresentasikan kepada investor asing adalah kurangnya pemahaman mereka tentang konteks lokal Kabupaten Sorong, Papua Barat. Jadi, sangat penting untuk melakukan hal-hal  yang memikat para investor  Asia ini ketika mempromosikan  potensi daerah.

Hal paling penting,  adalah  menjelaskan  dengan detail karena  sebagian besar investor asing memiliki sedikit konteks sosial dari negara baru yang ingin mereka investasikan.

 Pengetahuan mereka terbatas pada berbagai laporan bisnis, baik generik dan sektoral, yang tidak membantu di luar titik ketika membuat keputusan investasi. Itu adalah kewajiban bagi pengusaha untuk memastikan bahwa investor memahami apa arti model bisnis di pasar tempat ia akan beroperasi.

Di sisi lain, harus memahami struktur. Karena, sebagian besar dana internasional memiliki perwakilan negara yang berinteraksi dengan para pendiri dan berbagi pemahaman mereka dengan komite investasi mereka sendiri.

 Keputusan investasi didasarkan pada input kolektif dari anggota komite berdasarkan pada pemahaman mereka tentang potensi pertumbuhan bisnis. “Dengan demikian, pekerjaan  kita,  tidak hanya untuk meyakinkan investor yang berbicara kepada  kita , tetapi juga mempersiapkan mereka untuk pertemuan komite investasi mereka,” ujarnya.

Di sisi yang lain, pengusaha daerah seperti PT MOW  Sorong, harus  mengetahui  bahwa Investor internasional memiliki obsesi terhadap kualitas dan memahami  nilai-nilai budaya  daerah tujuan investasinya. Tidak ada kompromi dalam hal kualitas produk dan layanan, investor sangat berhati-hati dalam hal ini dan akan menjauh jika ada sedikit keraguan.

Pencitraan nilai budaya yang positif  juga sangat signifikan; investor perlu percaya pada kekuatan  budaya dan potensi  usaha di daerah tujuan investasi.

Dikatakan Panjaitan, pengusaha daerah  mempersiapkan matang-matang konsep yang akan dibahas di depan investor asing. Karena, pasti akan ada diskusi terperinci dan pertanyaan silang tentang pendapatan, skalabilitas, daya tarik, peta jalan masa depan, dan prospek pertumbuhan baik di pasar lokal maupun luar negeri.

 Ketika  pengusaha daerah  dapat menunjukkan kepada  investor asing  tentang  stabilitas dan potensi, kemungkinan mereka akan tertarik untuk bergabung.

Jadi, sebagai pengusaha  daerah PT MOW Sorong, siap untuk semua pertanyaan yang diharapkan dan beberapa yang tidak diharapkan juga. Kuncinya adalah mempersiapkan referensi untuk memetakan model bisnis  PT MOW Sorong, sehingga dipahami investor.

Dan yang tak kalah pentingnya, lanjut Panjaitan, adalah membuat rencana bisnis  yang solid.Kejelasan model bisnis, hitung perkiraan nilai bisnis , risiko dan kemungkinan kemacetan, ramalan pendapatan, dan analisis lanskap kompetitif.

 “Semua ini diharapkan  dapat  membantu  PT MOW  Sorong  untuk mendapatkan  dukungan investasi yang tepat yang  kita  butuhkan,”katanya.

Selanjutnya, PT MOW harus memiliki mitra yang tepat untuk  membantu. Pasalnya, menghadapi investor internasional,  itu gampang-gampang susah. Dan,   pihaknya, tak ingin  merusak kehadiran mitra yang  memiliki pengalaman di bidang ini.

Dikatakan Simanjuntak, pihaknya, harus mencari seseorang yang memiliki hubungan yang sudah ada atau pernah menangani pertemuan investor internasional di masa lalu, benar-benar dapat membantu dalam membuat kemajuan dan memberikan kepercayaan.

“ Dan terakhir adalah,   PT MOW  Sorong  , akan  menetapkan proposal bisnis yang unggul, yang memiliki masa depan yang cerah. Jadi, penting untuk menunjukkan ambisi saat berinteraksi dengan investor. Untuk tujuan bisnis seperti ini kita juga  harus sangat berhati-hati  agar tidak terlihat sombong karena  investor asing sangat teliti menilai orang,”kata Panjaitan. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto