logo

Muhamad Nuh Usulkan Solusi Atasi Kekeringan Di Kabupaten Bekasi

Muhamad Nuh Usulkan Solusi Atasi Kekeringan Di Kabupaten Bekasi

Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi, Muhamad Nuh. (Foto: Dharma/suarakarya.id).
09 September 2019 07:22 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - CIKARANG : Setiap tahunnya, Kabupaten Bekasi masih memiliki persoalan rutin terkait kekeringan. Seperti di tiga desa di Kecamatan Cibarusah menjadi yang terparah yaitu Ridhogalih, Ridhomanah dan Sirnajati.

Selain itu, berdasarkan catatan BPBD setempat terdapat empat kecamatan berpotensi kekeringan. Keempat kecamatan itu yakni Cikarang Selatan yang terdiri dari Desa Ciantra dan Desa Serang; Serang Baru (Desa Sirnajaya, Cilangkara, Nagacipta, Nagasari, dan Sukasari).

Kemudian di wilayah Bojongmangu  yang terdiri dari Desa Karang Indah, Karang Mulya dan Medal Krisna); dan Kecamatan Cikarang Pusat yang terdiri dari Desa Pasirranji, Cicau, Sukamahi, dan Jayamukti. 

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Muhamad Nuh mengatakan, perlu adanya kepedulian yang tegas. Bagaimana mengentaskan kekeringan?

"Misalnya, bisa jadi kita akan mengusulkan inisiasi, kita akan gulirkan yang namanya sumur resapan atau daerah tangkapan air," kata Fraksi PKS ini.

Sumur resapan ini dimaksudkan Nuh agar air hujan yang turun tidak mengalir ke laut. Ia mengibaratkan air yang bersih kemudian langsung menjadi kotor gegara berkumpul diselokan-selokan. Ini sebenarnya potensi yang murah.

"Contohnya air wudhu, itu kan air bersih (mandi). Ketika bercampur diselokan jadi kotor. Dan membersihkannya menjadi mahal," kata Nuh kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Karena itu, lanjutnya, harus ada dua sistem yang berbeda yakni sistem air kotor dan saluran air bersih.

"Syukur-syukur yang namanya air bersih ditampung dalam tanah atau bak penampungan. Saya pikir ini mesti di Perdakan," kata Nuh.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup, 85 persen air hujan yang jatuh ke halaman rumah harus bisa diserap oleh tanah biar nggak meluapkan banjir.

Namun agar tanah bisa menampung air hujan maka dibuatlah sumur resapan. Fungsinya untuk mencegah banjir dan menambah pasokan air bersih. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto