logo

Hadapi Revolusi Industri 4.0. Kabupaten Sorong Siapkan Kualitas Generasi Papua

Hadapi Revolusi Industri 4.0. Kabupaten Sorong Siapkan Kualitas Generasi Papua

Foto:Humas Kabupaten Sorong (YET)
06 September 2019 20:13 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS:Memasuki  situasi  revolusi industri 4.0, Bupati Sorong, Dr Johny Kamuru  menandatangani  nota kesepahaman  atau  Memorandum of Understanding (MoU) dengan  Direktur  PT. Petro, Hendro Pribadi.

 Kerja sama itu, dimaksudkan  untuk  mendidik  dan  melatih  generasi  muda  putra asli Papua  kabupaten Sorong agar dapat bersaing dalam era  “revolusi  industri 4.0.” tersebut.

Pemerintah  kabupaten Sorong di bawah kepemimpinan  Bupati Johny Kamuru, menyadari  bahwa ke depan ini,  tantangan teknologi  makin menjadi. Suka tidak suka,  generasi Papua  harus memasuki  era perkembangan tersebut.

 Guna, mewujudkan industri generasi ke empat ini, pemerintah kabupaten Sorong  merancang   kerja sama dengan  PT Petro  Tekno  yang berisi  berbagai inisiatif.

Salah satu garis besar dari inisiatif tersebut adalah mempersiapkan tenaga kerja andal dan keterampilan khusus. Dengan maksud , untuk bisa menerapkan teknologi terkini yang terus bergerak maju dan mengalami perubahan.

Dikatakan Bupati  Kamuru,  pada era persaingan  saat ini generasi muda  dipersiapkan  untuk  mampu dalam  mengambil keputusan.

"Inovasi merupakan suatu hal mutlak dan keharusan untuk bertahan karena kita saat ini berada pada zaman revolusi industri  4.0. Yakni, secara fundamental revolusi industri itu  selalu terus berubah mengikuti pola hidup kita, cara bekerja dan berhubungan satu dengan yang lain," kata Bupati  Kamuru kepada suarakarya.id, dalam suatu kesempatan.

Di sisi lain,  ia mengatakan, diperlukan tiga solusi pintar dalam menghadapi revolusi industri 4.0.   dalam  teknologi  informasi,  yaitu smart foundation, smart process, dan smart connectivity.

"Smart foundation  yaitu bagaimana membangun pondasi  IT yang cerdas, smart process adalah bagaimana membangun proses IT yang cerdas, dan smart connectivity yakni bagaimana membangun sistem konektivitas IT yang cerdas,” ujarnya.

 Di  tempat yang sama, Direktur PT Petro Tekno, Hendra Pribadi,  mengapresiasi kerja sama dengan pemerintah kabupaten Sorong.

Ia,  mengaku siap membantu pemerintah kabupaten Sorong  untuk  memajukan SDM  anak-anak  asli Papua di kabupaten  ini (Sorong, Red).

 Oleh karena itu, PT. Petro Tekno, lanjut Hendra,  secepatnya akan menyiapkan program pelatihan yang disesuaikan pula dengan  program Pemda  kabupaten Sorong.

Ditambahkan  Hendra, Kabupaten  Teluk  Bintuni telah melakukan   kegiatan  sama seperti  ini. Dan hasilnya,  generasi  kabupaten  tersebut memiliki kualitas yang  dapat diandalkan  menghadapi  era  revolusi  industri 4.0.  tersebut.

Menurutnya, pada pelatihan yang diadakan sebelumnya di kabupaten Bintuni, diikuti sejumlah  generasi muda,  baik yang sudah bekerja  mau pun  mereka  yang masih menganggur. “Tapi hasilnya memuaskan karena  lulusan  dari  pelatihan  PT  Petro Tekno, adalah sdm yang siap digunakan oleh  pelaksana pembangunan  (perusahaan  BUMN atau BUMD) dan swasta murni lainnya.

Hadir menyaksikan penandatanganan MOU tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Sorong, Ir. Moh. Said Noer, M.Si, Kepala BPKAD, para Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  serta  Staf dari PT. Petro Tekno. Dikutip dari Humas Kabupaten Sorong (YET). ***