logo

Ini Tempat Kuliner Solo yang Bisa Dinikmati saat SIPA 2019

Ini Tempat Kuliner Solo yang Bisa Dinikmati saat SIPA 2019

06 September 2019 10:11 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - SOLO: Kota Solo kembali hembuskan kebesaran seni pertunjukan Indonesia lewat Solo International Performing Art (SIPA) 2019. Sebuah atraksi yang jelas akan memanjakan wisatawan. Namun wisatawan yang hadir di SIPA 2019 akan  disambut deretan kulinernya yang lezat.

"Tidak ada yang bisa membantah, jika Solo itu Kota Kuliner! Kota ini menjadi buruan pencinta kuliner. Kemasyurannya bahkan terkenal seantero nusantara. Rekomendasinya pun banyak. Bahkan banyak diantaranya yang telah melegenda. Makanya wisatawan yang hadir di SIPA 2019 sangat beruntung," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kamis (5/9/2019).

Lantas kuliner apa saja yang wajib dicoba wisatawan di Solo? Soal itu, Menteri asal Banyuwangi itu punya jagoan sendiri.

Yang pertama ada Sate Kambing dan Tengkleng Rica Pak Manto. Bumbu nikmat, daging empuk, dan aroma sedap bisa dibilang sebagai tiga kunci utama cita rasa lezat tengkleng racikan Pak Manto. Tengkleng di sini langsung dimasak di atas tungku arang, dengan bau khas menggoda selera.

Sate kambingnya? Wah kalau ini juga jangan ditanya. Sudah pasti bikin merem melek. Makanan berkolestrol yang satu ini memang kerap bikin lupa diri. Apalagi jika sudah ngeliat di depan mata. Meski sudah merem, hati kadang susah menolak.

Rasanya yahud. Potongan dagingnya cukup besar, diolesi racikan bumbu nikmat. Benar-benar meresap dan rasanya bikin ketagihan. Sangat empuk. Gak ngelawan kalau kata anak melllenial.

Yang kedua ada Selat Solo Vienz. Kuliner yang satu ini merupakan kuliner otentik dari kota kelahiran Presiden Jokowi itu. Tidak sulit mencari penjual Selat Solo di kota tersebut. Namun jika ingin mencicipi Selat Solo yang asik silahkan sambangi Selat Solo Vienz.

Olahan daging tersebut disajikan dengan kentang goreng, buncis, telur bacem, wortel rebus bersatu dengan kuah coklat manis dengan mustard di atasnya. Kuliner yang satu ini terasa nikmat saat disajikan hangat-hangat.

Nggak cuma segar, rasa kuah yang asam manis menimbulkan kesan nagih yang berkelanjutan. Dengan rasa yang berkelas serta harga hemat, nggak mengherankan jika selat solo sangat popular di kota yang satu ini.

Yang ketiga ada Ayam Goreng Mbah Karto Tembel. Ayam goreng di tempat ini dijamin bukan ayam biasa. Saking nikmatnya, kuliner yang satu ini menjadi langganan Presiden Jokowi. Pokoknya tersohor.

Bagaimana tidak tersohor. Rumah makan yang yang menyajikan ayam kampung dan aneka sambalnya ini berdiri sejak 1960-an. Sedapnya ayam kampung di sini dipengaruhi dari sejak pemilihan ayam hingga teknik bumbu. Ayam kampung yang dipilih usianya cukup muda. Lazimnya ayam kampung hidup hingga setahun lebih, sedangkan rumah makan ini menggunakan ayam usia tiga bulan.

Ayam kampung muda tersebut dibumbui bacem, bawang putih, dan rempah, lalu diungkep di atas api kayu bakar. Inilah cara membumbui yang konon menjadi kunci kelezatan ayam sebelum digoreng. Pokoknya lezat sejak gigitan pertama.

Yang terakhir ada Timlo Sastro. Warung ini cukup legendaris karena sudah berdiri sejak tahun 1952. Hingga kini, warung yang didirikan oleh Almarhum Pak Sastro tersebut masih ramai dikunjungi. Hal ini tidak lain karena cita rasanya yang tak pernah berubah. Apalagi kuah hangatnya yang kaya akan rempah. Rasanya dijamin juara.

"Kuliner tradisional itu dibuat secara turun temurun. Komposisi bumbu, lama menanak, besaran api, alat masak, sampai derajad kematangan, itu diatur dengan rasa, tidak cukup dengan pikiran di otak kiri. Ini yang membedakan kuliner tradisional," jelas Arief Yahya.

Yup, traveler boleh penasaran, juga boleh tidak percaya. Langsung datang dan buktikan sendiri. Mulut bisa salah ucap, tapi lidah tak pernah bohong. Rasa tidak bisa ditipu, juga tidak pernah bisa menoleransi.

"Karena produk budaya, maka kekuatan Solo sebagai Kota Pariwisata adalah karya budayanya. Dan kuliner adalah salah satu produknya yang telah melegenda," timpal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Hal serupa juga dikatakan Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event (CoE) Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty. karena jelas kuliner Solo memiliki rasa yang tak tertandingi. Dirinya yakin dengan hadirnya SIPA juga akan semakin mengangkat kekuatan kuliner Solo. Semakin banyak wisatawan yang datang tentunya mereka akan mencari kuliner paling otentik dari Solo.

"Silakan mencoba, bagi yang belum pernah dan silakan bernostalgia, bagi yang sudah familiar. Dijamin semua akan terpukau kuliner Solo. Rasanya juara. Pokoknya maknyus," tutup wanita ramah tersebut.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto