logo

Seruan Gus Syauqi Di Konferensi III Mahasiswa Muslim Pascasarjana

Seruan Gus Syauqi Di Konferensi III Mahasiswa Muslim Pascasarjana

05 September 2019 13:38 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Masyarakat muslim khususnya generasi milenial punya peranan penting dalam mewujudkan perdamaian dunia. Hal itu disampaikan intelektual muda Muslim Gus Syauqi Ma'ruf Amin dalam Konferensi III Mahasiswa Muslim Pasca Sarjana Antar Bangsa di Makkah, Arab Saudi, 4 Sepetember 2019.

Menurut putra Wakil Presiden Periode 2019-2024 KH Ma'ruf Amin ini, Islam merupakan agama yang mengajarkan banyak hal termasuk perdamaian. "Islam mengajarkan pentingnya perdamaian dalam segala aspek kehidupan manusia," ungkap Gus Syauqi melalui teleconference.

Karenanya pria yang juga Ketua Pembina Master C19 ini, menyerukan dan mengajak masyarakat muslim agar memandatkan kepada seluruh pemimpin muslim di dunia menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan dan menjaga perdamaian dunia. 

"Marilah kita mandatkan kepada seluruh pemimpin muslim di 
dunia untuk menunjukkan bahwa masyarakat muslim khususnya generasi milineal muslim mampu 
mewujudkan dan menjaga kedamian dan keamanan," serunya. 

"Karena ini adalah pondasi dari jalannya pembangunan umat, masyarakat, bangsa, bahkan dunia. Paling tidak pempin muslim harus mewujudkan perdamaian atau keamanan bangsa dan negaranya masing-masing," sambungnya.

Seruan Gus Syauqi itu pun mendapat apresiasi dari para peserta konferensi. Seperti yang diungkapkan tiga peserta dari delegasi mahasiswa Sudan Faizal Ridhwan Syawie, B.A., (MA), Muhammad 
Ruhiyat Haririe, Lc dan Khafidul Umam, Lc., (MA). Mereka menyatakan sangat mengaprisiasi orasi ilmiah Gus Syauqi dan berharap para pemimpin islam dunia mendengar seruan tersebut.

Senada diungkapkan oleh tiga delegasi mahasiswa dari Libya Abdul Muqit, Lc., (MA), Riyadi Syukri Harus, Lc., (MA), dan Alvan Satria 
Harun, Lc., (MA). Mereka berarap yang sama tentang pentingnya menjaga perdamian dan menebarkan kasih sayang.

Sementara itu, Ainun Mardiyah, Lc., Dpl Delegasi mahasiswi Mesir bersama Mohammad Al Chudlori, Lc., (MA) dan Ahmad Bukhari Siregar, Lc., (MA) berharap proyek literasi yang menjadi agenda utama konferensi III dapat dijalankan dengan baik dan dimanfaatkan oleh mahasiswa pascasarjana untuk melahirkan banyak karya tulis
.

Hal itu juga diamini oleh delegasi mahasiswa Yordania Miftah Nafid Firdaus, B.S., (MA), Bustomi Faisal 
Hasibuan, S.ud., MA, Delegasi Maroko Fahruddin Al Musthofa, Lc., (MA), Delegasi Tunisia Muhammad Ismail, Lc., (MA) dan delegasi Negara lainnya juga sangat mengapresiasi dan menyatakan bersedia untuk berkontribusi dalam proyek literasi baik pemikiran maupun tenaga.

Pada Konferensi III Mahasiswa Muslim Pascasarjana 
Antar Bangsa yang dihelat di Gedung Rizq Falace 1 itu, telah menyepakati program yang bernama proyek literasi. Program tersebut akan diimplementasikan dengan 
menerbitkan berbagai buku karya ilmiah selama tahun 2020

Dengan mengambil tema komitmen berbangsa dan bernegara yang rahmatan lil alamin, para mahasiswa pascasarjana kembali menegaskan bahwa mereka selalu hadir dalam masyarakat untuk menebarkan
nilai kebaikan dan kebajikan juga mewajibkan diri untuk melakukan kerja sosial dan kerja peradaban.

Ketua panitia Imam Muhammad Munawir, MA menyampaikan bahwa konferensi III 
merupakan momentum untuk menghadirkan arti penting perjumpaan ide dan program yang kemudian dijembatani dan difasilitasi oleh Forum Studi Islam Antar Bangsa (FORSIASA) selaku penyelenggara acara juga rumah besar bagi para mahasiswa pascasarjana.

Hal senada juga ditegaskan oleh Dr. Herika Muhammad Taki, P.hD selaku Ketua Presidium FORSIASA
dalam sambutannya bahwa ikhtiar menggaungkan solidaritas antar mahasiswa yang sedang studi dari banyak Negara harus tetap akomodir juga ditingkatkan sekaligus menumbuhkan spirit berkarya dan berprestasi secara sendiri maupun bersama-sama untuk itulah kami adakan proyek literasi menjadi agenda utama kita tahun 2020.

Turut hadir sekaligus membuka acara konferensi III Kepala Daker Makkah KH. Subhan Cholid salah satu jebolan Universitas Al Azhar Mesir yang saat ini tengah diberi amanah menjadi kepala pelayan dan pelindung jamaah haji Indonesia di Makkah Al Mukarramah.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto