logo

UPTD Pasar Baru Cikarang Minta Pemda Serius Soal Penataan Pasca Bentrok Pedagang Dan Ormas

UPTD Pasar Baru Cikarang Minta Pemda Serius Soal Penataan Pasca Bentrok Pedagang Dan Ormas

ratusan pedagang yang menjajakan dagangannya di depan Jalan RE. Martadunata (depan Sentra Grosir Cikarang). (Ist).
03 September 2019 09:42 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - CIKARANG : Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Baru Cikarang, meminta keseriusan Pemerintah Daerah (Pemkab) Bekasi agar segera melakukan penataan terhadap ratusan pedagang yang menjajakan dagangannya di depan Jalan RE. Martadunata (depan Sentra Grosir Cikarang).

"Harapan kami harus ada tindakan konkrit dari pemerintah daerah dalam hal ini melibatkan stakeholder yang ada baik tokoh masyarakat, pedagang serta kepolisian," ujar Koordinator Lapangan Bambang kepada suarakarya.id, Selasa  (3/9/2019).

Pasca bentrokan yang terjadi antara pengelola Pasar Cikarang dengan ormas GMBI pada Minggu (25/8/2019) lalu, Bambang berharap penataan ini tetap berjalan.

"Karena bukan berarti menertibkan tetapi menata pedagang agar lebih nyaman termasuk masyarakat dan pengguna jalan itu sendiri," terang dia.

Bambang mengatakan, penataan ini merupakan program dari pemerintah daerah yang menginginkan Kota Cikarang bebas dari pedagang kaki lima terutama yang berada di bahu jalan atau trotoar.

"Karena itu, kami sebagai pihak pasar hanya menyediakan tempat untuk merelokasi para pedagang yang ada disana," ujar Bambang.

Bambang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dua lokasi bagi para pedagang diantaranya Pasar lama Cikarang dan Pasar Baru Cikarang.

"Dari hitungan kami ada sekitar 50 pedagang yang tidak tertampung. Dan kami sudah menyiapkan tempat atau lahan sebanyak 80 pedagang," kata Bambang. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto