logo

PT KAI Operasikan Jalur Ganda Solo-Kedung Banteng

PT KAI Operasikan Jalur Ganda Solo-Kedung Banteng

Pengerjaan terakhir jalur ganda Solo-Kedung Banteng
20 Agustus 2019 15:51 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan jalur rel ganda dari Stasiun Solo Jebres hingga Stasiun Kedung Banteng, di Kabupaten Sragen, Selasa (20/8/2019). Dengan dioperasikannya jalur tersebut maka secara penuh rel jalur ganda lintas selatan Jawa Tengah telah secara penuh dioperasikan.

"Dengan beroperasinya jalur ganda ini, dampaknya bagi Daop 6 Yogyakarta selain kecepatan kereta bisa lebih maksimal, frekuensi perjalanan juga akan bertambah. Pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik," jelas Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Purwanto, di sela peresmian pengoperaskan jalur ganda di Stasiun Solo Jebres.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan kemudahan akses. Terutama masyarakat yang tinggal di daerah yang selama ini belum tersentuh kereta api jarak pendek.

"Seperti kereta api (Prameks) relasi Solo-Yogyakarta yang selama ini hanya bisa diakses dari Solo Balapan dan Purwosari saja, nanti bisa diakses lewat Stasiun Palur," jelasnya lagi.

Jalur ganda lintas Selatan Jawa Tengah sepanjang 130 kilometer yang membentang dari Kutoarjo sampai Kedungbanteng tersebut dibangun sejak 2017. Pengerjaannya ditangani oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jawa Bagian Tengah.

Kepala Balai Tehnik Perkeretaapian Kelas 1 Jawa Bagian Tengah, Bram Hertasning, pada kesempatan yang sama mengatakan, secara umum pengerjaan jalur ganda yang menghubungkan Stasiun Solo Balapan hingga Kedung Banteng sepanjang 42 kilometer tersebut telah selesai.

"Saat ini memasuki ujicoba pengujian safety assessment dan rekomendasi teknis. Kereta api yang lewat pertama Sancaka rute Yogyakarta - Surabaya," ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Perkeretaapian Jawa Tengah Arif Sudiyatmoko menambahkan, selain Solo - Kedung Banteng pihaknya juga sedang menyelesaikan jalur ganda antara Kroya hingga Kutoarjo.

"Target kami jalur di bagian selatan barat Jawa Tengah tersebut selesai di tahun 2019 ini," kata Arif. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto