logo

Mahasiswa UNS Kembangkan Mandiri Energi Di Lokasi KKN

Mahasiswa UNS Kembangkan Mandiri Energi Di Lokasi KKN

Pengembangan energi listri tenaga surya di lokasi KKN mahasiswa UNS
20 Agustus 2019 13:27 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah mengembangkan mandiri energi melalui energi surya di sejumlah daerah yang menjadi lokasi KKN. Seperti di Desa Watukarung, Pringkuku, Pacitan Jawa Timur dan di Kabupaten Rote, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNS, Prof Widodo Muktiyo, ke depan energi surya yang dikembangkan di Watukurung, akan dikelola melalui Bumdes.

"KKN orientasinya bukan untuk cost tapi transfer of knowledge. Dengan adanya surya panel di sana nantinya bisa dikelola oleh Bumdes," jelas Widodo, seusai penarikan mahasiswa KKN UNS periode XI 2019, Selasa (20/8/2019).

Menurut Korbid Bidang Manajemen dan Informasi Unit Pelaksana (UP) KKN, Wibowo Winarno, pembangkit tenaga listrik tenaga surya yang dikembangkan di Watukarung masih dalam bentuk prototipe kecil.

"Program ini untuk menggantikan ketergantungan pada listrik. Tapi baru prototipe kecil, untuk penyimpanannya energi yang dihasilkan melalui panel surya itu bisa disimpan di aki atau melalui PLN," jelasnya.

Jika disimpan di aki, membutuhkan anggaran yang lebih mahal. Sedangkan terkait pengelolaan lewat Bumdes, Wibowo mengatakan warga nantinya bisa membayar iuran listrik melalui Bumdes.

"Kalau konsep UNS sudah siap, tapi untuk Bumdes nya sendiri kemungkinan masih tahun depan karena harus menunggu anggaran," ujarnya.

Selain di Watukarung, pengembangan surya panel untuk tenaga listrik juga dilakukan di Desa Oeseli, Nusak Dale dan Faifua Kabupaten Rote, NTT. Menurut pembimbing mahasiswa KKN di Rote, Sutanto, pembangkit listrik tenaga surya digunakan untuk penerangan fasilitas umum seperti rumah ibadah, Puskesmas, jalan serta beberapa rumah yang belum terhubung ke PLN.

"Pada tahapan pertama yang menjadi tema pengembangan tim KKN UNS adalah mandiri energi yang kemudian mampu menjaga ketersediaan air bersih sepanjang tahun," papar Sutanto.

Selain pembangkit listrik tenaga surya, teknologi yang harus disiapkan adalah pembangkit listrik tenaga angin untuk pengembangan potensi wisata di pantai serta water detector underground untuk menemukan sumber mata air utamanya di musim kemarau. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto