logo

KPU Kota Bekasi Tetapkan 50 Caleg Hasil Rapat Pleno

KPU Kota Bekasi Tetapkan 50 Caleg Hasil Rapat Pleno

Rapat pleno hasil Pemilu legislatif DPRD Kota Bekasi yang berlangsung di Hotel Horison, Jalan KH. Noer Ali, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Sabtu (14/8).
15 Agustus 2019 00:54 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - BEKASI: KPU Kota Bekasi melakukan rapat pleno hasil Pemilu legislatif DPRD Kota Bekasi yang berlangsung di Hotel Horison, Jalan KH. Noer Ali, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Sabtu (14/8). Perolehan kursi partai politik di DPRD Bekasi sebanyak 50 kursi.

Ke-50 kursi itu terdiri atas PKS yang meraih 12 kursi, PDIP 12 kursi, Golkar 8 kursi, Gerindra 6 kursi, PAN dengan lima kursi, Demokrat dengan empat kursi, PPP dengan dua kursi dan PKB dengan satu kursi.

Ketua KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni mengatakan, hasil perolehan kursi di DPRD Bekasi telah disahkan dalam rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Hasil Pemilihan Umum Anggota DPRD Kota Bekasi Tahun 2019.

"Kegiatan yang kami laksanakan ini adalah pasca putusan MK  disampaikan putusan salinan kepada KPU RI sudah disampaikan. Kemudian, KPU RI menginstruksikan KPU daerah untuk melaksanakan Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih, lima hari setelah salinan putusan MK itu diunggah di laman KPU RI ," ujar Nurul.

Nurul menjelaskan, kegiatan pleno penetapan caleg terpilih ini baru digelar belum terlambat karena Kota Bekasi merupakan salah satu kota yang ada permohonan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sebenarnya kami punya waktu sampai tanggal 17 Agustus 2019 untuk melaksanakan rapat Pleno. Jadi, kita laksanakan lebih awal. Tentunya tidak terlambat semuanya masih dalam tahapan pelaksanaan regulasi," ujar Nurul.

Nurul menyampaikan, penetapan hasil rapat Pleno ini akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat melalui Wali Kota Bekasi setelah ditandatangani dan diserahkan ke Tata Pemerintahan.

Rencananya besok, Kamis (15/8) akan disampaikan oleh Wali Kota kepada Gubernur Jawa Barat. Proses selanjutnya hanya menunggu verifikasi Gubernur. Karena usulan pelantikan harus disertai berkas-berkas pendukung.

"Jika semuanya sudah lengkap, kemudian prosesnya sudah selesai di Gubernur tentunya Gubernur akan bersurat kepada Wali Kota untuk  melaksanakan pelantikan berdasarkan nama-nama yang disodorkan oleh KPU," jelasnya.

Nurul pun berharap agar pelantikan atau sumpah jabatan anggota dewan terpilih periode 2019-2024 dijadwalkan bulan Agustus 2019 ini. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto