logo

Muluskan Pemilihan Wagub, Anies Disarankan Silaturahmi Ke Elite Parpol DPP

Muluskan Pemilihan Wagub, Anies Disarankan Silaturahmi Ke Elite Parpol DPP

Diskusi Humanika menampilkan narasumber Syarif (Sekretaris Komisi A DPRD DKI- kiri), Pengamat Kebijakan Publik BMW Amir Hamzah (tengah) dan modetaror DR Rahmatullah di kantor sekretariat KAHMI Jaya, Rabu (14/8/2019).
14 Agustus 2019 18:52 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan disarankan untuk bersilaturahmi politik, mengunjungi elite-elite partai politik (Parpol) dalam rangka mempercepat pengisian jabatan Wakil Gubernur (Wagub) yang kosong hampir satu tahun lebih yang ditinggal Sandiaga S Uno.

Silaturahmi politik itu diperlukan, karena dalam mengisi jabatan Wagub melalui pemilihan di DPRD tetap memerlukan sinyal dari ketua umum parpol di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Anies telah melakukan silaturahmi dengan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, di mana telah membuahkan hasil manis, yakni komitmen Partai Nasdem mendukung kepemimpinan Anies Baswedan hingga akhir periode.

"Silatuhami politik Pak Anies ke elite parpol itu diperlukan, untuk mempercepat pengisian jabatan Wagub yang kosong. Sebab, jabatan wagub kewenangan para elite parpol tingkat DPP, " Sekretaris Komisi A DPRD DKI, Syarif dalam Diskusi Publik yang digelar Humanika Jakarta di sekretariat KAHMI Jaya di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/8/2019).

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, dari sisi kinerja, Anies dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik berkat dukungan Sekda Provinsi DKI, Saefullah.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Dari Budget Monitoring Watch (BMW), Amir Hamzah menambahkan pertemuan antara Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua DPP PDIP Megawati Soekarnoputri belum lama  ini akan berimplikasi memperkuat dukungan politik terhadap Anies.

"Jadi dukungan DPRD kepada Gubernur Anies akan semakin kuat karena ada 54 kursi (Gerindra 19 Kursi, PKS 16 kursi, PDIP 25 dan Nasdem 7, sudah selesai pemilihan Wagub, " kata Amir.

Hadir dalam diskusi yang digelar Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) DKI Jakarta, Ketua Amarta Rico Sinaga, para aktifis Jakarta, mahasiswa dan media massa.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI yang sekaligus anggota Pansus Wagub DKI, Gembong Warsono menyampaikan permintaan maaf karena belum bisa bergabung dalam diskusi.

Gembong juga menyampaikan salam hormat untuk teman-teman semua. Terkait persoalan kursi wagub yang masih kosong hingga saat ini, Gembong mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan turun tangan menyelesaikan perseteruan PKS dengan Gerindra.

Anies dipercaya bisa membantu memuluskan pemilihan Wagub DKI. Karena berlarutnya masalah ini karena belum adanya kesepakatan antara Gerindra dan PKS.

"Ketika bicara di DPRD ada kebuntuan PKS dengan Gerindra, di sini Pak Anies menjembatani. Supaya ini cair makanya butuh orang ketiga itu," ujar Gembong.

Editor : Yon Parjiyono