logo

Kementan Akan Wisuda 821 Petani Milenial Dari 6 Polbangtan

Kementan Akan Wisuda 821 Petani Milenial Dari 6 Polbangtan

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi.
14 Agustus 2019 14:14 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kementerian Pertanian akan menyelenggarakan wisuda nasional 6 (enam) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Selasa (20/8/2019) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman akan memberikan graduation speech di depan 821 wisudawan dan menganugerahkan  12 wisudawan terbaik dari 6 polbangtan yang tersebar di seluruh Indonesia yaitu Polbangtan Medan, Bogor, Yogyakarta-Magelang (YOMA), Malang, Gowa dan Manokwari.

Menteri Pertanian, kerap menegaskan bahwa Polbangtan adalah bentuk transformasi higher vocational education dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) yang awalnya hanya mencetak penyuluh pertanian menjadi Politeknik yang tidak hanya mencetak penyuluh pertanian tapi juga mencetak job creator dan qualified job seeker.

Lulusan Polbangtan telah siap untuk bekerja dan  memiliki keahlian link and match dengan dunia usaha dan dunia industri serta akademisi. Tercatat Kementerian Pertanian melalui Pusat Pendidikan Pertanian, BPPSDMP telah melakukan MOU dengan 300 perusahaan nasional dan multinasional serta lebih dari 33 perguruan tinggi mitra dan 6 perguruan tinggi luar negeri.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan untuk mewujudkan Indonesia menjadi lumbunh pangan dunia, dibutuhkan SDM yang handal.

"Tekad kita sangat besar, tekad kita sangat tinggi dalam mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Dan tentu ada tahapan-tahapan atau requirement yang harus kita ikuti. Berbicara mengenai ekspor kita harus mempunyai komoditas yang berdaya saing tinggi. Untuk itu kita harus memiliki SDM pertanian yang handal, mandiri professional dan berjiwa entrepreneurship," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/8/2019).

Petani millenial tidak hanya sekadar bisa mengoperasionalkan alat mesin pertanian (alsintan) modern tapi mampu memelihara alsintan  dan mampu menciptakan inovasi-inovasi teknologi yang mampu mempercepat jalur distribusi pangan.

Dedi menambahkan dari 821 jumlah wisudawan, 727 wisudawan atau lebih dari  80 persennya adalah qualified job creator para penerima Program Pengembangan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) yang telah memiliki pengalaman sebagai pencipta lapangan kerja.

Selain itu juga terdapat 69 wisudawan qualified job seeker  yang bebrapa diantaranya telah diterima bekerja di perkebunan nasional serta 25 wisudawan dengan yang berasal dari berbagai instansi pemerintah.

Dua wisudawan terbaik yaitu saudari Miftah Aulifa dari Program Studi Penyuluhan Perkebunan Presisi Polbangtan Medan dengan IPK 3,92 telah bekerja di Best Agro Plantation dan Puri Eka Fortuna dari Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Polbangtan YOMA dengan IPK 3,92.

Kepala Pusat Pendidikan BPPSDMP, Idha Widi Arsanti mengutarakan Wisuda Petani Millenial Polbangtan ini adalah momentum yang membanggakan bagi kita semua. Polbangtan menghasilkan alumni yang siap kerja dan siap menjadi job creator. Millenial yang dapat menginspirasi generasi muda yang lain untuk berkecimpung di dunia pertanian sebagai hal sangat membanggakankan.

Perlu diketahui, Polbangtan terdiri dari 3 prodi yakni Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan dan Penyuluhan Perkebunan Presisi.

Guna menyemarakkan acara wisuda nasional, Polbangtan memamerkan hasil produk unggulan dari PWMP masing-masing. Di antaranya Kopi dari  Polbangtan Medan, Urban Farming dari Polbangtan Bogor, Pakan Ternak dari Polbangtan Yoma, Olahan Ternak dari Polbangtan Malang dan Polbangtan Gowa serta Olahan Komoditas Asli Papua dari Polbangtan Manokwari. ***