logo

BKK Di Jateng Dilebur Menjadi Entitas Perbankan Baru

 BKK Di Jateng Dilebur Menjadi Entitas Perbankan Baru

Foto Ilustrasi
13 Agustus 2019 13:23 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Pemprov Jawa Tengah akhirnya mengambil sikap tegas dengan melebur seluruh perusahaan daerah (PD) Bank Kredit Kecamatan (BKK) menjadi entitas perbankan baru bernama PT BKK Jateng Perseroda.

Peleburan semua BKK di Jateng tersebut, salah satunya dipengaruhi faktor meruginya salah satu BKK di Jateng, yakni BKK Pringsurat, Kabupaten Temanggung, akibat dibelit kasus korupsi.

Menurut Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, setidaknyaada 27 BKK di wilayah kerjanya yang bergabung dalam PT BKK Jateng. Meskipun demikian, kondisi keuangan PT BKK Jateng masih belum stabil alias merugi.

“Penyatuan ini tentu memiliki harapan besar agar ke depan semakin baik. Meski harus diakuui, masih merugi sekitar Rp170 miliar,” kata Ganjar dalam keterangan resmi, Senin (12/8/2019).

Tapi kendati masih merugi, Pemprov Jateng menargetkan keuangan PT BKK Jateng bakal segera pulih dan kembali stabil, atau mencapai break even poin (BEP) dalam dua tahun ke depan.

Terlebih aset PT BKK Jateng sangat besar, yakni mencapai Rp1,2 triliun. Dengan aset sebesar itu, ritme kerja, tujuan dan paradigma yang sama, diyakin target tadi akan tercapai dan PT BKK Jateng bakal menjadi bank yang lebih besar.

Dikemukakan Ganjar, banyak hal dapat dilakukan PT BKK Jateng menjadi bank yang sehat dan besar. Namun demikian, ia meminta agar kehadiran PT BKK bisa turut merampungkan penyelesaian persoalan di masyarakat bawah.

Direktur Utama PT BKK Jateng, Kusnanto, menyebut pihaknya telah melakukan inventarisasi baik aset, sumber daya manusia dan bisnis di perusahaan tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan termasuk menciptakan sejumlah produk baru yang memang dibutuhkan masyarakat.

Upaya mengejar ketertinggalan, lanjutnya, juga terus dilakukan. Dalam waktu sebulan sejak dilahirkan, pihaknya telah berhasil melakukan efisiensi hingga Rp7 miliar.***

Editor : Markon Piliang