logo

DKI Gelar Acara Dapur Kurban Kolaborasi Hotel Bintang Lima Untuk Berbagi

DKI Gelar Acara Dapur Kurban Kolaborasi  Hotel Bintang Lima Untuk Berbagi

Gubernur DKI, Anies Baswedan berfose dengan para penerima manfaat program Dapur Kurban 2019, Senin (12/8/2019).
12 Agustus 2019 16:43 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Perayaan Hari Raya Idul Adha di Jakarta tahun ini cukup berbeda. Selain menggalakkan penggunaan wadah ramah lingkungan untuk hewan kurban, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk membagikan daging kurban yang sudah diolah atau siap saji dalam program dapur kurban 2019.

Program ini bertemakan ‘Menebar Keberkahan, Membahagiakan Sesama’ yang terwujud atas kolaborasi Pemprov DKI dengan Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Rumah Zakat, Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia (APKEPI), ANTV, dan lima hotel berbintang, seperti Hotel Borobudur, Hotel Shangri-La, Hotel Dharmawangsa, Hotel Aston Pluit, dan Hotel Grand Cempaka.

Program Dapur Kurban kali ini dimeriahkan dengan pertunjukan memasak (cooking show) oleh Chef Ragil bersama Fery Farhati Baswedan, dibantu istri Sekretaris Daerah, istri-istri Wali Kota, dan sejumlah siswa SMK Tata Boga terbaik di Jakarta, yang dilaksanakan di Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (12/8/2019).

Pertunjukan memasak ini ditayangkan secara live streaming di ANTV. Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Provinsi DKI, Anies Baswedan, yang juga mengisi dialog interaktif bersama Chef Ragil dan Fery Farhati Baswedan, terkait penyelenggaraan Dapur Qurban Tahun 2019.

“Alhamdulillah masakan siap saji siang ini sudah siap untuk didistribusikan ke kawasan prasejahtera. Kita berharap program ini bisa meluas, pelaksanaan seperti ini memungkinkan warga untuk tidak mengeluarkan biaya tambahan saat menerima daging kurban yang siap saji dan mengurangi potensi kebasian,” ucap Anies.

Di sisi lain, Fery Farhati Baswedan mengaku sangat mengapresiasi acara ini, lantaran dapat memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat saat menerima daging kurban yang telah diolah dan siap saji.

“Kita juga ingin memberikan pengalaman berbeda dengan menyajikan Sayur Babanci. Kuliner khas Betawi ini diolah dengan 20 bumbu dan rempah yang biasanya dihidangkan hanya pada acara spesial seperti Iduladha,” ucap Fery.

Penyelenggaraan dapur kurban pada lima hotel berbintang tersebut di atas, melewati proses pengolahan yang sangat profesional.

Adapun total jumlah paket dapur kurban Tahun 2019 sebanyak 4.550 paket. Paket tersebut diserahkan kepada yayasan, masjid, panti asuhan, dan 9 lokasi masyarakat menengah ke bawah di Jakarta, yaitu Kelurahan Manggarai, Kampung Melayu, Tanah Tinggi, Jatipulo, Jembatan Besi, Keagungan, Kapuk, Penjaringan, dan Kalibaru.

Presiden Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar menuturkan, Program Dapur Kurban Tahun 2019 adalah tahun kedua bagi ACT atas bekerja sama dengan Pemprov DKI.

Selain turut menyukseskan dapur kurban yang berdiri di sejumlah daerah prasejahtera, ACT juga menurunkan Humanity Food Truck yang menyediakan 2.000 porsi makanan.

“ACT mendukung acara ini melalui kehadiran dua Humanity Food Truck yang beroperasi untuk menyediakan santapan bergizi dari olahan daging kurban. Insya Allah, chef-nya setara hotel berbintang, sehingga masyarakat Jakarta yang membutuhkan bisa merasakan daging yang lezat dan bergizi,” kata Ibnu.

Sementara itu, total jumlah daging olahan dalam bentuk kaleng yang disiapkan rumah zakat sebanyak 3.500 kaleng, terdiri dari 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang diolah menjadi rendang dan kornet.

Daging olahan bentuk kaleng tersebut diserahkan kepada lembaga keagamaan, masjid, yayasan, dan Superqurban untuk stok BPBD karena tahan lama.

Editor : Yon Parjiyono