logo

Tim Bengawan UNS Bawa Yudhistira, Berlaga Di Student Formula SAE Jepang 2019

Tim Bengawan UNS Bawa Yudhistira, Berlaga Di Student Formula SAE Jepang 2019

Mobil Yudhistira karya Tim Bengawan UNS siap berlaga di Student Formula SAE Jepang 2019
12 Agustus 2019 16:38 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Tim Bengawan Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah, siap bertanding di ajang Student Formula SAE Jepang 2019, tanggal 27-31 Agustus mendatang. Dengan membawa mobil Yudhistira, mereka akan berlaga di kategori internal combustion engine.

"Mobil Yudhistira ini merupakan penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Tahun ini kami lebih ke perbaikan untuk engine dan suspensinya," jelas General Manager Tim Bengawan UNS, Ardhan Prasetyo Nugroho, kepada wartawan di sela-sela peluncuran mobil Yudhistira di Kampus UNS, Solo, Jawa Tengah, Senin (12/8/2019).

Mobil hasil rancangan mahasiswa UNS tersebut menggunakan mesin CB 400 tahun 1998. Dengan perbaikan yang dilakukan, mobil generasi keempat itu memiliki kecepatan yang lebih baik.

"Top speed untuk jarak 75 meter bisa ditempuh 5,6 detik. Kalau mobil sebelumnya 6 hingga 7 detik," katanya.

Dari perbaikan untuk mesin dan suspensi tersebut, mereka mampu memangkas bobot mobil dari yang semula berbobot lebih dari 200 kg menjadi 190 kg. Proses perancangan mobil Yudhistira ini memakan waktu hingga satu tahun. Mulai dari rencana, perancangan desain, manufacturing hingga ujicoba.

"Tahun lalu kami menduduki peringkat 65, tahun ini target kami bisa masuk 20 besar. Jumlah pesertanya sekitar 90 lebih, kalau dari Indonesia selain UNS, juga ada dari UGM, UI, UNY, dan UTS," jelas mahasiswa Fakultas Teknik semester 4 itu lagi.

Dalam kompetisi tersebut, ada empat tahapan balapan yakni technical inspection, skidpad, aoutocross, dan endurance. Untuk endurance harus mampu melalui 20 putaran. Untuk ajang tersebut ada 4 driver yang disiapkan.

Menurut salah satu driver, Ma'rur Yanuar, meskipun masih kalah jika dibandingkan dengan mobil produksi universitas lain di Indonesia tapi pihaknya yakin bisa memberikan yang terbaik.

"Kalau mereka mesinnya banyak yang lebih baru dari kita. Selain itu mereka juga sudah generasi ketujuh atau delapan sementara UNS baru generasi keempat," ujar Ma'rur.

Selain berlatih di sekitar Fakultas Teknik UNS, mereka juga berlatih di lapangan udara Gading di Gunung Kidul. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, UNS, Prof Kuncoro Diharjo, mengatakan Student Formula SAE Jepang merupakan ajang yang mengintegrasikan dengan riset.

"Kami konsisten mendukung event ini, apalagi reputasi UNS sudah internasional sehingga dari kampus juga akan mendukung. Termasuk untuk dana, untuk memberangkatkan tim UNS memberikan dana sebesar Rp500 juta, ditambah dari sponsor juga," jelas Kuncoro.

Pihaknya berharap, tim Bengawan bisa meraih prestasi masuk 10 besar. Tim yang berjumlah 17 orang tersebut akan diberangkatkan ke Jepang pada tanggal 25 Agustus mendatang sedangkan mobil Yudhistira akan diberangkatkan tanggal 15 Agustus.***

Editor : Yon Parjiyono