logo

Dua Pucuk Senjata Air Soft Gun Diamankan Yonif MR 411 PDW Kostrad Di Merauke

Dua Pucuk Senjata Air Soft Gun Diamankan Yonif MR 411 PDW Kostrad Di Merauke

Foto:Istimewa
12 Agustus 2019 14:47 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - MERAUKE:Dua pucuk senjata jenis air  soft gun  tanpa dokumen resmi  diamankan Satuan Tugas  Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif MR 411/PDW Kostrad ketika razia yang digelar  rutin di Pos Barki Jalan Poros Trans Papua, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua  Sabtu, (10/8/2019). 

Menurut  Komandan Satuan Tugas (Dansatgas)  Yonif MR 411/Pandawa Kostrad, Mayor Inf. Rizky Aditya, S.Sos, M.Han mengatakan, kegiatan /sweeping   rutin  tersebut  digelar untuk  menangkal  peredaran  obat-obat  terlarang  di wilayah perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG).

 “Kami amankan dua pucuk senjata jenis air soft gun tanpa  dokumen resmi , 6 butir  amunisi kaliber 9 mm dan 6 selongsong kaliber 4,4 mm di depan Pos Barki Jalan Poros Trans Papua,Distrik Elikobel, Merauke,” kata  Mayor Rizky Aditya.

 Ia  menjelaskan, jika kejadian itu bermula saat Personel Pos Barki yang dipimpin oleh Lettu Inf. Lukman Nurhuda memeriksa mobil Hilux silver nopol DS 5106 VM yang melaju di jalan poros Trans Papua Km 134, yang dikendarai FB (51) dan seorang penumpang ST (27) warga Mandobo, Kabupaten Boven Digoel.

 “Saat itu anggota yang sedang sweeping merasa curiga dengan tingkah laku pengendara mobil itu, ketika dilakukan pengecekan sesuai prosedur ditemukan 2 pucuk air soft gun dengan tipe M1911A1 US Army dan Pistol Revolver Smith beserta amunisi aktif kaliber 9 mm dan 6 selongsong amunisi kaliber 4,4 mm di dalam tas miliknya,”katanya.

 Menurutnya, sesuai dengan peraturan Undang-undang bahwa setiap orang dilarang memiliki, menyimpan dan membawa senjata api secara illegal. Karena, selain membahayakan keamanan juga mengancam keamanan warga sekitarnya. Antara  ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto