logo

Kegiatan Murid Sekolah Dasar Menuju Kabupaten Sorong Layak Anak

Kegiatan Murid Sekolah Dasar Menuju Kabupaten Sorong Layak Anak

Wakil Bupati Suka Hajono (kanan) dan Anak-Anak Penari Tari Yospan(kiri)/Foto skid (Yacob Nauly)
10 Agustus 2019 15:22 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS: Aktivitas  anak  murid tingkat  Sekolah Dasar (SD)   dalam seni  tari Yosim Pancar di  sepanjang  jalan  mulai  dari Kantor Bupati Sorong dan Finish di  Gedung Aimas Convention Centre (ACC), Sabtu (10/8/2019) pagi, mengisyaratkan  kabupaten ini sangat siap untuk dijadikan kawasan/ kabupaten layak anak.

Kegiatan ini  diadakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan  Anak (DP3A) Provinsi Papua Barat, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sorong, dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) yang akan digelar  dalam waktu dekat di Makassar.

Pemerintah kabupaten Sorong mendukung  upaya  untuk menjadikan daerah-daerah seperti kabupaten/kota menjadi  kawasan  layak anak.

“ Kondisi yang amat kondusif   bagi tumbuh kembang anak, terutama dalam kehidupan keluarga, teman sebaya  dan lingkungan  masyarakat amat penting  dilakukan. Pada prinsipnya, semua pihak  harus  menciptakan situasi yang aman bagi  perkembangan anak khususnya  di Kabupaten Sorong, Papua Barat,”kata Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono kepada wartawan di Sorong, Sabtu (10/8/2019).

Dikatakannya, pada kehidupan keluarga terjadi pelunturan nilai-nilai kekeluargaan, merenggangnya hubungan antara anak dan orang tua, anak dengan anak dan antar keluarga atau tetangga.

Situasi seperti tersebut harus dihilangkan dari pergaulan masyarakat dalam  upaya tumbuh kembang anak. Anak, harus hidup dalam situasi yang kondusif baik di dalam rumah mau pun di lingkungan sekitarnya.

 Sikap permisif terhadap nilai-nilai sosial yang selama ini telah dianut mulai ditinggalkan. Karena itu, Pemda Kabupaten Sorong mendukung upaya menjadikan daerah ini layak anak.

Memudarnya nilai-nilai kebersamaan, gotongroyong  dan kekerabatan merupakan faktor yang membuat menurunnya nilai-nilai yang selama ini memberikan rasa nyaman bagi anak dalam masyarakat.

Di daerah – daerah memang  penting untuk dikembangkannya  aturan  ke dalam sebuah regulasi  perlindungan anak.

Karena itu, pembangunan kabupaten/kota yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha  harusnya terencana. Yakni,  secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan,  demi untuk pemenuhan hak-hak anak.

Anak-anak Papua dan Indonesia umumnya, merupakan modal dan investasi sumber daya manusia di masa yang akan datang, sekaligus sebagai generasi penerus bangsa.

Oleh karena itu, Pemda Kabupaten Sorong akan terus  memberdayakan berbagai potensi di masysrakat agar  pemenuhan hak anak ditingkatkan.

“Dukungan berbagai pihak untuk membimbing dan melindungi anak  sangat diharapkan. Karena anak adalah pemimpin masa depan bangsa dalam berbagai segi kehidupan.,”kata Harjono. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto