logo

BNNP Jatim Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Furniture

 BNNP Jatim Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Furniture

09 Agustus 2019 20:34 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba modus baru yang disembunyikan dalam furniture. Ulah anggota jaringan pemasok sabu dari Malaysia itu terungkap saat petugas melakukan melakukan pemeriksaan pada furniture yang dicurigai.

Menurut Kabid Penanggulangan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Candra, sindikat jaringan ini disuport oleh sebuah perusahaan agar bisa menyelundupkan narkoba melalui jalur laut, dengan aman. "Narkoba itu dikemas sedemikian rupa di dalam funiture supaya tak terdeteksi x-ray Bea dan Cukai Tanjung Perak,” ujarnya, Jum'at (9/8/2019).

Barang haram asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Sampang Madura itu terdeteksi setelah petugas mencurigai ada furniture berbentuk lemari kecil, yang tidak terdaftar dalam mesin X-ray Bea Cukai Tanjung Perak. Selanjutnya, BNNP Jatim dan Bea Cukai melakukan scanning hingga akhirnya menemukan barang mencurigakan di antara celah kayu yang sudah direkayasa pengirimnya.

Saat dibuka, benda itu ternyata berisi narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram. Total ada tiga koli yang turut diamankan. Petugas yang melakan penyelidikan, mendapat informasi ada koli lainnya yang sudah terdistribusi dan bergerak hingga ke Madura.

Petugas akhirnya melaksanakan penangkapan dan control delivery menuju alamat kirim. Ternyata alamat tujuan koli 2 dan 3 itu palsu dan bahkan nomor telepon penerima, tidak aktif.

Kedua koli furniture itu dibawa kembali untuk dilakukan scanning, hingga akhirnya ditemukan narkotika jenis sabu-sabu seberat 19 kilogram.

Sebelumnya, BNNP Jatim juga mendapat informasi akan tiba di Bandara Juanda, orang dengan identitas yang menjadi buruan BNNP Jatim. Terjadi perlawanan oleh tersangka saat hendak ditangkap.

Dari hasil penangkapan itu, petugas mengamankan Husnul Khotimah bersama suaminya Faturohman (33), warga Sidoarjo. Iwan (22) warga Jalan Adi Sucipto Kapuas II, Sungai Raya, Kubu Raya dan Ahmad Sakur (42) warga Jalan Raya Klampis, Larangan Sorjan, Bangkalan.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto