logo

PLN: Gangguan Transmisi Di Ungaran-Pemalang Penyebab Pemadaman Listrik

PLN: Gangguan Transmisi Di Ungaran-Pemalang Penyebab Pemadaman Listrik

Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani (Istimewa)
04 Agustus 2019 20:54 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - GANDUL, Depok: Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengungkapkan awal mula terjadinya pemadaman listrik serentak di Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten akibat gangguan pada transmisi di Ungaran-Pemalang.

"Pada pukul 11.45 detik ke-22, pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang terjadi gangguan pada sirkuit satu. Kemudian disusul gangguan pada sirkuit kedua, sehingga dua-duanya terjadi gangguan," ujar Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani di Gandul, Depok, Jawa Barat pada Minggu (4/8/2019).

Sripeni Inten menjelaskan bahwa gangguan tersebut kemudian mengakibatkan terjadinya penurunan tegangan yang menyebabkan jaringan di Depok-Tasikmalaya mengalami gangguan pada pukul 11.48 detik ke-11.

"Inilah awal dari terjadinya pemadaman di sistem Jawa barat, Banten dan Jakarta. Pukul 11.48 WIB, ketiga wilayah mengalami pemadaman," katanya seperti dikutip Antara.

PLN meminta maaf seluas-luasnya kepada seluruh pelanggan PLN yang telah mengalami kondisi yang tidak menyenangkan pada hari ini terkait dengan pemadaman yang terjadi sejak pukul 11.45 WIB.

Saat ini PLN telah berhasil memulihkan secara bertahap pemadaman listrik dengan mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja dan untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2800 MW.

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya diperkirakan akan beroperasi secara bertahap hingga 6 jam kedepan untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

Fokus PLN mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI - Jakarta segera pulih.

         Sampai Tengah Malam

PLN  menyebutkan bahwa recovery atau pemulihan perbaikan dari padamnya listrik di Jabodetabek hingga Jawa Tengah tidak sampai tengah malam atau 00.00 WIB (Senin dini hari).

"Kalau Jakarta perbaikan membutuhkan paling tidak 3 jam, untuk Jawa Barat dan Banten paling tidak butuh waktu 4 sampai 5 jam," kata Plt Dirut PLN Sripeni Inten.

Dalam penjelasannya, ia menginformasikan saat ini PLN tengah berupaya memulihkan aliran listrik dari timur Jawa ke arah barat Jawa yang terganggu pasokannya.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka di Jakarta, Minggu menjelaskan bahwa dengan adanya gangguan tersebut maka transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan serta diikuti trip seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa.

Informasi sebelumnya Perusahaan Listrik Negara (Persero) memohon maaf kepada masyarakat atas padamnya aliran listrik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang terjadi Minggu mulai pukul 11.48 WIB

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka.

Made menjelaskan penyebab padamnya listrik di wilayah Jabodetabek dikarenakan adanya gangguan Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya yang mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

Sedangkan di Jawa Barat juga terjadi gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV yang mengakibatkan padamnya sejumlah area diantaranya Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor. ***