logo

Bali United Optimis, PSS Sleman Pesimis

Bali United Optimis, PSS Sleman Pesimis

21 Juli 2019 22:57 WIB
Penulis : Azhari Nasution

SuaraKarya.id - GIANYAR : Bali United FC akhirnya kembali berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali usai dua bulan melakoni empat laga tandang beruntun. Lawan yang akan dihadapi pada lanjutan pekan ke-10 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019, Senin (22/7/2019) malam adalah PSS Sleman. Kebetulan, kedua tim sama-sama mempunyai modal kekalahan di pekan sebelumnya.

Tim tamu PSS tumbang ditangan PSIS Semarang di kandang sendiri setelah sebelumnya membenamkan Persebaya Surabaya. Bali United lebih ironis lagi. Paulo Sergio dkk justru takluk dari tangan Barito Putera dan Persela Lamongan yang kebetulan sama-sama menghuni papan bawah saat itu.

Kedua tim juga masih dalam kondisi yang pincang. Di kubu Bali United, Leonard Tupamahu absen karena akumulasi kartu kuning. Sedangkan PSS Sleman memiliki tiga pemain absen, dua diantaranya adalah pemain asing yakni Alfonso De La Cruz, Brian Fereirra, dan Dave Mustaine.

Optimisme tinggi diusung Pelatih Bali United Stefano Cugurra. Menurutnya, kondisi pemain dalam keadaan yang cukup bagus dan tidak ada masalah sama sekali. “Kami senang bisa bermain lagi di rumah sendiri. Lumayan lama kami tidak bermain di sini,” ucapnya singkat.

Hingga saat ini, posisi Serdadu Tridatu sudah tergeser ke peringkat tiga klasemen sementara. Kemenangan menjadi hal mutlak untuk bisa merangsek lagi ke puncak klasemen. “Seperti Tira Persikabo, mereka lebih satu pertandingan dari kami. Kalau menang, poin kami jelas sama dengan mereka. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan,” terangnya.

Ditanya mengenai kualitas PSS, pelatih yang karib disapa Teco itu tidak mau terlalu menilai calon lawan. “Saya lebih fokus kepada pemain kami sendiri. Kami harus fokus untuk pertandingan besok. Bertanding di malam hari juga bagus karena kami bisa maksimal didukung oleh suporter,” tutupnya.

Bali United optimis, PSS justru sedikit merasa pesimis. Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro menilai kualitas Bali United ada di atas timnya. “Kualitas pemain kami itu bagaikan langit dan bumi. Tapi kami mencoba untuk merepotkan Bali United. Kami harus melupakan pertandingan kemarin dan berusaha untuk tampil bagus. Yang penting, kami berusaha dengan diri sendiri,” terang Seto Nurdiyantoro.

Editor : Gungde Ariwangsa SH