logo

Perampasan Kapal Tanker: Iran Klaim Keamanan Teluk Dan Selat Hormuz

Perampasan Kapal Tanker: Iran Klaim Keamanan Teluk Dan Selat Hormuz

Kapal tanker berbendera Inggris Stena Impero disandera Iran
20 Juli 2019 20:54 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - LONDON: Menteri luar negeri Iran Javad Zarif tweeted bahwa Inggris "harus berhenti menjadi aksesori untuk #EconomicTerrorism of the US". Ini sebagai tanggapan atas pernyataan Menlu Inggris yang menyatakan, Iran  memilih jalan berbahaya dan perilaku ilegal dan tidak stabil dengan merampas kapal tanker berbendera Inggris di Kawasan Teluk .

Zarif mengatakan tindakan perampasan itu untuk menunjukkan Iran yang menjamin keamanan Teluk dan Selat Hormuz. "Tidak seperti pembajakan di Selat Gibraltar, tindakan kami di Teluk Persia adalah menegakkan aturan maritim internasional," katanya seperti dilaporkan bbc.com

Perkembangan terbaru itu muncul  di tengah memburuknya hubungan antara Iran dan Inggris dan Amerika Serikat.

Ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat tajam sejak April, ketika AS memperketat sanksi yang telah diterapkan kembali pada Iran setelah secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015.

AS menyalahkan Iran atas serangan terhadap tanker di daerah pengiriman utama dunia sejak Mei. Teheran membantah semua tuduhan itu.

Pada hari Jumat, AS mengklaim telah menghancurkan pesawat tanpa awak Iran di Teluk.

Tidak seperti AS, pemerintah Inggris tetap berkomitmen pada perjanjian nuklir penting, yang mengekang kegiatan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan ketegangan sanksi.

Namun, Inggris membuat marah Iran setelah Marinir Kerajaannya membantu menangkap sebuah kapal tanker Iran dari Gibraltar awal bulan ini.

Pada hari Jumat, Gibraltar memberikan perpanjangan 30 hari untuk memungkinkan pihak berwenang untuk terus menahan kapal tanker itu, yang diduga membawa minyak ke Suriah karena melanggar sanksi UE.

Sebagai balasan atas penyitaan Grace 1, Iran mengancam akan merebut sebuah kapal tanker minyak Inggris.

Seminggu kemudian, kapal-kapal Iran berusaha menghalangi sebuah kapal tanker minyak Inggris di wilayah tersebut sebelum diperingatkan oleh sebuah kapal Angkatan Laut Kerajaan, menurut Kementerian Pertahanan. Iran membantah ada upaya penyitaan.

Sejak itu, tingkat ancaman terhadap pengiriman Inggris di perairan Iran di Teluk tetap pada kritis. ***