logo

Memperingati HUT Otda Ke XXIII Di Kabupaten Sorong

Memperingati HUT Otda Ke XXIII Di Kabupaten Sorong

Upacara Peringati HUT Otda Ke-XXIII/Foto: Humas Pemkab Sorong
25 April 2019 10:54 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS:Pemda Kabupaten Sorong, Papua Barat,menggelar upacara  untuk memperingati  lahirnya Otonomi Daerah  (Otda) Ke-XXIII pada 25 April 2019, di Lapangan  Apel  Kantor Bupati Sorong.

 Intinya, mengisaratkan Pemda  Kabupaten Sorong  perlu meningkatkan kinerja  dalam membangun daerah yang lebih baik lagi ke depan.

 Hari Otda tahun ini mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif”.

Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono, mengatakan, tema tersebut memiliki beberapa makna pokok.

 Salah satunya, penyelenggaraan otonomi daerah harus mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia daerah yang siap dalam menyongsong Revolusi Industri Indonesia 4.0.

"Juga merupakan strategi transformasi menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan," katanya sesuai inti pidato  Mendagri yang dibacakannya, Kamis (25/4/2019).

Pada puncak peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIII juga diberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang berkinerja terbaik secara nasional.

Kinerja itu berdasarkan hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah (EKPPD) Tahun 2018 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2017.

EKPPD merupakan tugas Pemerintah Pusat dalam melakukan pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 Tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.

Peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi sebuah momentum untuk mengingat komitmen bersama membangun daerah.

 “Ini adalah komitmen bersama untuk membangun Pemerintahan Daerah yang bersih, transparan dan akuntabel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Harjono.

Penetapan tanggal 25 April sebagai Hari Otonomi Daerah merupakan tonggak sejarah bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam administrasi pemerintahan di  Indonesia.

Penetapan tanggal 25 April sebagai Hari Otonomi Daerah dinyatakan secara resmi dalam amanat Presiden pada Upacara Peresmian Pemantapan Daerah Percontohan Otonomi Titik Berat pada Daerah Tingkat II pada tanggal 25 April 1995 di Istana Negara.

Pemerintah menetapkan dan mengesahkan tanggal 25 April sebagai Hari Otonomi Daerah melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1996 tanggal 7 Februari 1996. ***

Editor : B Sadono Priyo