logo

PPID Dinas Kominfo Sorong Sedang Menunggu SK Bupati

PPID Dinas  Kominfo  Sorong Sedang Menunggu SK Bupati

Kantor Bupati Sorong
25 Maret 2019 13:23 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - SORONG:Saat ini  Pejabat  Pengelola  Informasi  dan  Dokumentasi  (PPID)  Kabupaten Sorong sedang menunggu Surat Keputusan Bupati  setempat  berdasarkan perundangan yang berlaku,   tentang  mekanisme  kerja dan operasional  lembaga ini di Kabupaten Sorong.

Kepala  Dinas Informasi  Komunikasi (Infokom), Marthen Nebore, melalui  Kasi Informasi, Komunikasi dan Hubungan Media, Abdul Karim S.Sos, mengatakan,  sudah berkoordinasi dan bagian Hukum sedang menggodok SK Bupati Sorong tentang PPID  tersebut.

Abdul   Karim sendiri, baru  selesai  membahas  permasalahan terkait  eksistensi  PPID  ini di Makassar pada tanggal 18 hingga 19 Maret 2019, bersama utusan dari Kawasan Timur Indonesia. Untuk kawasan Papua Barat sendiri, ada 8 PPID yang hadir dalam rapat tersebut.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang  Tupoksi  PPID  tersebut, Karim menjelaskan, bahwa  tugas pokoknya adalah : 

Melakukan verifikasi bahan informasi publik;  mlakukan uji konsekuensi atas informasi yang dikecualikan;  melakukan pemutakhiran informasi dan dokumentasi;  dan  menyediakan informasi dan dokumentasi untuk diakses oleh masyarakat.

Sedangkan menyangkut kewenangannya adalah :  menolak memberikan informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;  meminta dan memperoleh informasi dari unit kerja/komponen/satuan kerja yang menjadi cakupannya.

Selanjutnya,   mengoordinasikan pemberian pelayanan informasi dengan PPID Pembantu dan/atau Pejabat Fungsional yang menjadi cakupan kerjanya;  menentukan atau menetapkan suatu informasi dapat/tidaknya diakses oleh publik;

Dan, menugaskan PPID Pembantu dan/atau Pejabat Fungsional untuk membuat, mengumpulkan, serta memelihara informasi dan dokuementasi untuk kebutuhan organisasi.

Karim, juga  menginformasikan tentang keluhan sejumlah siswa di SMk Katapop Sorong. Para siswa di SMK  tersebut  meminta bantu agar penerangan listrik di sekolah mereka difungsikan.  ***

Editor : B Sadono Priyo