logo

Pemerintah Terus Dorong Peningkatan Kualitas Generasi Milenial

Pemerintah Terus Dorong Peningkatan Kualitas Generasi Milenial

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri (tengah) menyerahkan lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1). (foto, ist)
22 Maret 2019 19:47 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - BEKASI: Tidak perlu cemas dan khawatir menghadapi persaingan revolusi industri 4.0. Pemerintah akan terus mendukung peningkatan kualitas generasi milenial di masa mendatang. Agar siap memasuki pasar kerja baru dengan memperkuat pelatihan kerja, pemagangan, serta membangun wirausaha-wirausaha baru.

Motivasi tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri, mendorong semangat para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Usai acara penyerahan lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1) kepada enam SMK Kota Bekasi di SMK Karya Guna 1 Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/3/2019).

Enam lisensi LSP P-1 SMK diserahkannya pada SMK Karya Guna1 Bekasi, SMK Bina Husada Mandiri, SMK Al- Bahri, SMKN 1, SMKN 6 dan SMKN 7 Kota Bekasi, Jawa Barat. Dikemukakannya, penyerahan sertifikasi dalam rangka mendorong agar relevansi kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan pasar kerja/industri berjalan relatif baik.

Sebab, ujarnya, profil pengangguran dominan berasal dari lulusan atau tamatan SMK. "Dengan adanya sertifikasi ini, bisa membantu memfasilitasi anak-anak muda Bekasi, untuk masuk ke pasar kerja dan memulai wirausaha baru. Makanya, kita mendorong agar sertifikasi kompetensi bisa terus ditingkatkan,” tuturnya.

Menaker meyakini melalui sertifikasi profesi akan mampu mendongkrak angka pengangguran di tingkat SMK yang mengalami problem miss match di atas 50 persen. Karenanya, masih harus perlu banyak perbaikan baik dari segi guru, serta sarana prasaranya.

Salah satu kontribusi Kemenaker adalah memastikan agar sertifikasi kompetensinya juga harus diperbaiki. "Sehingga ketika anak-anak ini diuji kompetensi, akan ketahuan mereka memiliki keahlian tertentu sesuai pasar kerjanya," katanya.

Bagi SMK yang belum memiliki sertifikasi, kata dia, SMK tersebut bisa memprosesnya karena prinsipnya secara terbuka untuk semua. LSP yang diberikan untuk enam SMK di Bekasi ini namanya LSP P1. "Jadi dia hanya bisa mensertifikasi untuk siswanya sendiri, tidak bisa sertifikasi siswa orang lain," jelasnya.

Editor : Azhari Nasution