logo

Bantu Siswa SD, SMP Global Insani School Selenggarakan TOUN

Bantu Siswa SD,  SMP Global Insani School Selenggarakan TOUN

Kegiatan TOUN yang diselingi berbagai pertunjukan ketrampilan siswa di bidang ekstrakurikuler, di SMP Global Insani School, Tajurhalang. (foto,ones)
03 Maret 2019 13:49 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - BOGOR: Dalam rangka membantu para siswa sekolah dasar (SD), khususnya siswa kelas enam dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) mendatang, Sekolah Menengah Pertama Global Insani School (SMP GIS) menyelenggarakan Try Out Ujian Nasional (TOUN). Try Out itu juga dimaksudkan untuk memperkenalkan sekolah bernuansa religi tersebut pada calon siswa barunya.

Kepala Sekolah SMP GIS Erman Badruzzanan S Pd, di sela acara TOUN di SMP GIS Tajurhalang, Bogor, Sabtu (2/3/2019) menjelaskan, kegiatan TO ini diselenggarakan guna memperkenalkan suasana dan kondisi UN kepada para siswa SD.

Kegiatan ini juga sekaligus untuk mempromosikan dan memperkenalkan sekolah GIS, dengan berbagai kegiatannya. Karenanya, para siswa GIS turut terlibat dalam kegiatan ini.

"Mereka memperlihatkan kebolehannya di hadapan adik-adik siswa SD. Tujuannya agar mereka tertarik untuk masuk ke sekolah ini," ujarnya.

Disebutkannya, kegiatan ini sudah berlangsung tigak kali, sejak tahun 2015. "Ini yang keempat, dan berlangsung dua kali. Yakni Sabtu ini dan Sabtu depan, diselenggarakan tiap Sabtu agar tidak mengganggu proses belajar mengajar," tutur dia.

Di bagian lain, guru kelas VI SD Kandang Panjang II, Tajurhalang Acu menyatakan, kegiatan macam ini sangat bermanfaat bagi siswa yang akan menjalankan ujian nasional. Sebab, selain soal yang diajukan juga tidak beda jauh dengan yang diajarkan di sekolah.

Siswa juga menjadi akrab dengan suasana ujian. "Mereka tidak canggung dan gamang lagi saat menghadapi ujian kelak," ujarnya. Kegiatan ini juga bisa membuka wawasan siswa terkait dengan ujian nasional.

Jadi, ujian nasional tidak memjadi hal yang menakutkan. "Siswa menjadi lebih percaya diri," imbuhnya.

Guru pendamping dari SD Kandang Panjang II ini menyebutkan, kalau dirinya membawa 60 siswanya untuk mengikuti TO ini. Dia berharap SMP lain juga bisa mengikuti jejak SMP GIS, agar para siswa SD bisa lebih banyak mengasah diri dalam menghadapi UN.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP GIS Wihariyati S Pd menyebutkan, minat dari siswa sekolah dasar dan para orangtuanya begitu antusias.

"Semula jumlah siswa yang ikut TO ini kami batasi jumlahnya tiap SD, tetapi ternyata nggak bisa, karena tiap SD minta agar bisa diberi kuota yang banyak," ungkapnya.

Saat ini, sedikitnya ada 300 siswa dari enam sekolah dasar, yang mengikuti kegiatan TOUN. Dijelaskannya, dalam kegiatan ini, selain secara akademis memperkenalkan siswa SD dengan suasana ujian nasional, juga sekaligus memperkenalkan sekolah GIS dengan berbagai aktivitasnya.

"Tidak hanya pada siswa, juga ke para orangtua yang mengantar anaknya," kata Ati, sapaan akrab Wihariyati. Untuk itu, lanjutnya, siswa-siswa SMP GIS dilibatkan, untuk turut memperagakan kemampuannya dalam berbagai kegiatannya, khususnya ekstrakurikuler. Bahkan, siswa GIS juga mengambil kesempatan untuk belajar berwirausaha, dengan diadakannya bazaar..

Tampak di lapangan sekolah, sejumlah siswa SMP GIS unjuk kebolehan dengan keterampilan masing-masing. Dari keterampilan beladiri karate, taekwondo, pencak silat, sampai kelompok paskibra serta pramuka.

Melihat penampilan ini, seorang orangtua murid, siswa SD Tonjong Nina menyatakan, kegiatan yang dilakukan SMP GIS ini sangat baik. "Ini sangat menarik untuk para calon siswa SMP. Anak saya kelihatannya tertarik untuk masuk sekolah ini. Dia tertarik untuk bisa ikut ekstrakurikuler pencak silat," ujar ibu tersebut.

Sementara itu, Rahayu, orang tua murid lainnya juga berkomentar: dia menilai para guru Global, meyakinkan dan baik- baik. "Mereka murah senyum, penuh perhatian pada siswanya. Saya tambah sreg untuk daftarin anak saya di sekolah ini, mumpung masih gelombang pertama," tutur ibu tersebut.

Editor : Yon Parjiyono