logo

KKN Wujud Tanggungjawab UNS Kepada Masyarakat

KKN Wujud Tanggungjawab UNS Kepada Masyarakat

Rektor UNS Prof Ravik Karsidi menyerahkan produk nugget jagung kepada Camat Karanganyar, Ngawi, Jawa Timur, Panca Widada di lokasi KKN Tematik mahasiswa UNS
26 Februari 2019 22:27 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi salah satu wujud tanggungjawab Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, kepada masyarakat. Hal ini dikatakan Wakil Rektor I UNS, Prof Sutarno, saat monitoring dan evaluasi (monev) hasil pelaksanaan KKN di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (26/2/2019).

"KKN adalah bentuk belajar di tengah masyarakat. Saya berharap apa yang telah dilaksanakan di tempat KKN bisa dilanjutkan lagi," katanya.

Di kecamatan tersebut, UNS mengirimkan 97 mahasiswanya dan tersebar di 7 desa. Tema KKN di kecamatan ini adalah pemanfaatan dan pengolahan hasil hutan dengan meningkatan potensi alam dan keterampilan serta ekonomi kreatif masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Mas'ud, pada kesempatan yang sama berharap program KKN tematik tersebut terus berkelanjutan.

"Melalui program ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan mengurangi pengangguran," katanya.

Produk UMKM binaan mahasiswa KKN di daerah tersebut diharapkan bisa diproduksi lebih banyak dan bisa dipasarkan di toko-toko besar.

Pada kesempatan itu, Rektor UNS Prof Ravik Karsidi, juga meresmikan rumah produksi nugget jagung. Selama ini jagung hasil panen warga hanya dijual sebagai bahan mentah. Melalui binaan dari mahasiswa KKN UNS tersebut, jagung bisa diolah menjadi produk olahan seperti nugget dan nasi jagung instans.

"Rumah produksi nugget jagung menjadi rumah produksi bagi pengembangan perekonomian melalui ibu-ibu rumah tangga. Di sini mereka mendapatkan pelatihan membuat produk nugget jagung," ujar Kepala Desa Sekarjadi, Kecamatan Karanganyar, Sugeng Purnomo.

Untuk KKN periode Januari-Februari 2019, UNS mengirimkan sebanyak 1.756 mahasiswa. Mereka disebar di sejumlah wilayah yakni di Pulau Jawa sebanyak 1.390 dan luar Pulau Jawa sebanyak 366 mahasiswa. Sabah di Malaysia serta di Nusa Tenggara Barat, menjadi daerah favorit mahasiswa UNS untuk melaksanakan KKN. ***

Editor : B Sadono Priyo