logo

Massa Buruh Demo Sambut Putusan MK Terkait Uji Materi Ciptaker

Massa Buruh Demo Sambut Putusan MK Terkait Uji Materi Ciptaker

MK
25 November 2021 11:54 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Massa buruh menggelar demonstrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, dan berusaha merangsek ke Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Akibatnya, arus lalulintas di sekitar Monas dan Gedung MK ditutup.

"Lalu lintas sudah kita alihkan," kata Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur, Kamis (25/11/2021). "Terpantau terus bertambah peserta aksi dari buruh," ujar Guntur lagi.

Aksi demontrasi ini diduga  untuk mengawal sidang pleno putusan perkara pengujian  formil dan materil (Uji Materi) UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja. Demo sebelumnya, telah digelar 8 dan 10 November 2021 juga di depan Gedung MK saat persidangan Uji Materi UU Cipta Kerja berlangsung.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) Logam, Elektronik dan Mesin (LEM) SPSI Arif Minardi mengatakan kehadiran massa buruh dari berbagai elemen sebagai bentuk dukungan kepada majelis hakim MK agar memutus perkara seadil-adilnya dengan mengedepankan hati nurani. “Nasib buruh dengan adanya UU tersebut makin termajinalkan. Apalagi di tengah Pandemi Covid-19,” katanya.

Ditambahkan sejak awal UU Cipta Kerja ditolak semua elemen buruh dan pekerja, sebab sangat merugikan pekerja. Padahal, dalam Konstitusi jelas dan terang benderang negara berkewajiban mensejahterakan rakyatnya.

Arif menekankan aksi ini bukanlah bentuk perlawanan fisik, tapi perlawanan secara argumentatif terhadap tindak kesewenangan, karena secara formil UU itu melanggar tata cara pembuatan peraturan perundangan. Contohnya, setelah diputuskan dalam sidang paripurna DPR, pada 5 Oktober 2020 telah terjadi perubahan jumlah halaman dan perubahan redaksi maupun subtansi.

Selain itu, secara materiil UU Cipta Kerja dan turunannya medegradasi hak dan kepentingan kaum buruh, seperti  tahun 2022 banyak daerah tidak menaikan upah pekerja. Salah satu Koordinator Lapangan Aksi Nasional Muhamad Sidarta menambahkan aksi yang digelar di depan Gedung MK dan di berbagai daerah adalah bentuk dan cermin dukungan kepada majelis hakim MK agar memutus perkara tanpa tekanan siapa pun. “Aksi digelar secara tertib dan tetap memperhatikan anjuran pemerintah guna menghindari penularan Covid-19,” tuturnya.

Personel Kepolisian dan TNI tampak siaga di lokasi aksi untuk mengamankan demo buruh.
Berikut ruas jalan yang ditutup imbas demo: Patung Kuda ke arah Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Timur ke arah Monas, Jalan Veteran I-III, Harmoni ke arah Istana, Jalan Abdul Muis dan bisa bertambah lagi jika dinilai tindakan tersebut lebih memberi kenyamanan kepada warga masyarakat. ***

Editor : Pudja Rukmana