logo

Ketum Airlangga: Sumpah Pemuda, Momentum Kebangkitan Membuat Pandemi Jadi Endemi!

Ketum Airlangga: Sumpah Pemuda, Momentum Kebangkitan Membuat Pandemi Jadi Endemi!

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto yang juga Menko Perekonomian dan Ketua KPCPEN meminta momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi kebangkitan pemuda berperan aktif menjadikan pandemi jadi endemi
28 Oktober 2021 17:01 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ketua Umum DPD Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan bahwa semangat perjuangan di masa lalu senantiasa mengiringi derap langkah pemuda Indonesia masa kini untuk menyongsong kebangkitan Ibu Pertiwi. Terutama untuk membuat negeri tercinta ini semakin maju. Airlangga Hartarto kemudian mencontohkan betapa semangat pantang menyerah dan keinginan untuk senantiasa maju tersebut membuat Indonesia kini sukses menangani pandemi Covid-19 setelah dua tahun terakhir terbelenggu pagebluk Korona ini.

"Sebagai bagian anak bangsa dan sebagai bagian unsur Pemuda kembali mengingatkan dan mengajak masyarakat Indonesia, tak terkecuali kalangan muda, kaum milenial atau generasi Z, agar senantiasa waspada, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang juga tak henti digelorakan oleh pemerintah, sebagai manifestasi generasi muda menyayangi dirinya untuk tetap sehat, selamat dan menjadi generasi pemenang di masanya," ujar Airlangga Hartarto yang juga Menko Perekonomian dan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) kepada suarakarya.id dalam pesan kejuangan di Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 di Jakarta, Rabu (28/10/ 2021).

Airlangga tak memungkiri peran generasi muda juga signifikan untuk meng-influence generasi seusianya untuk tidak sekedar tahu, tapi memahami, mentaati, dan melaksanakan prokes 5M yakni memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak aman, tidak berkerumun, serta mengurangi mobilitas. Juga telah mengajak untuk divaksin sebagai kunci utama mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity) guna memutus penularan dan penyebaran Covid-19.

Menteri yang dinilai sukses di Kabinet di era pertama Jokowi dan kini di masa periode keduanya ini menegaskan, Indonesia memang mendapatkan pujian dari dunia internasional karena keberhasilan dalam menangani dan mengatasi pandemi Covid-19 sekaligus bangkit dari ancaman keterpurukan ekonomi. Akan tetapi, berbagai pujian dan empati tersebut tidak boleh membuat bangsa ini menjadi lalai, lengah bahkan takabur, lalu lupa bahwa prokes diabaikan.

“Kita tetap harus bekerja keras untuk membuat pandemi menjadi endemi dan ke depannya kita benar-benar bisa lebih nyaman dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, sementara ekonomi dan perekonomian berjalan semakin lebih baik lagi,” ucap orang nomor wahid di Golkar ini.

Airlangga Hartarto mengakui pandemi Covid-19 juga memberi dampak pada Indonesia. Namun, menurutnya, hal itu tidak sebanding dengan dampak yang dialami negara lainnya.

"Pandemi memang memukul kita, tapi dibandingkan apa yang terjadi di negara lain, kami terberkahi dengan kuasa dan rahmat Tuhan karena ketangguhan ekonomi bangsa yang kuat. Catatan kami, sejauh ini, Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di Asia, dalam konteks kebangkitan pandemi," ungkap putra Menperin era Presiden Soeharto, mendiang Ir Hartarto ini.

Ketum Golkar ini mengajak seluruh tumpah darah Indonesia harus tetap optimistis menghadapi masa depan, karena bangsa ini dianugerahi memiliki pemimpin yang kuat, hebat, tahan uji, dan tangguh yakni Presiden Joko Widodo.

"Kita juga harus bersama-sama yakin selalu hand in hand bahwa Indonesia memiliki harapan baik di masa depan,” tandas politisi senior Beringin ini.

Airlangga Hartarto berkata momentum baik dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 Tahun, dengan tema besar "Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh". Tema tersebut berkorelasi denga apa yang sudah dan terus dilakukan oleh pemerintah, yang dengan segala daya dan upaya tengah menangani pandemi Covid-19 dan segala dampaknya, termasuk dampak ekonomi.

"Pemuda adalah bagian terpenting yang harus kita persiapkan untuk mempunyai minat kewirausahaan. Karena kita tahu kita akan menghadapi bonus demografi dan pemuda adalah unsur penting di dalam bonus demografi tersebut," tutur Airlangga Hartarto.

Partai Anak Muda Raih Prestasi Pilkada

Dalam konteks pemuda dan partai, Bos "Slipi" markas Golkar ini menyampaikan bahwai Golkar adalah partai pilihan anak muda, kaum milenial atau generasi Z. Hasil dari berbagai lembaga survei telah membuktikan hal itu.

Airlangga Hartarto memberikan contoh dari pelaksanaan pilkada 2020, di mana Partai Golkar menjadi partai penyumbang kader muda terbanyak. Dari 60 kader yang didorong Partai Golkar, 25 di antaranya berhasil lolos, baik menjadi kepala daerah maupun wakil kepala daerah. Banyak juga tokoh muda Golkar di DPR.

“Ini bukti bahwa kami, di Partai Golkar, selalu memberikan ruang seluas-luasnya kepada kader-kader muda yang sangat luar biasa. Kita selalu menempatkan kader-kader terbaik di pos-pos strategis yang ada di republik ini,” tegas Airlangga.

Bos Golkar ini kemudian menjelaskan tentang keberadaan Golkar Institute yang disebutnya sebagai “kawah candradimuka” penggodokan kader-kader muda Partai Golkar yang potensial.***