logo

Jika Anda Nonton WSBK 2021, Sempatkan Mampir Ke Destinasi Eksotik Lombok Ini

Jika Anda Nonton WSBK 2021, Sempatkan Mampir Ke Destinasi Eksotik Lombok Ini

28 Oktober 2021 14:50 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - LOMBOK: Tidak ada yang menyanggah bahwa Lombok menjadi salah satu destinasi wisata yang istimewa di Indonesia. Namun, di Lombok Tengah, ada kawasan yang digarap secara khusus untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian warga Nusa Tenggara Barat secara umum.

Adalah Mandalika, Lombok Tengah yang ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 untuk menjadi KEK Pariwisata. Dengan wilayah seluas 1,036 hektar dan menghadap ke Samudera Hindia, KEK Mandalika diharapkan bisa mengangkat sektor pariwisata NTB.

Potensi wisata di Mandalika cukup menjanjikan, namun tidak banyak yang mengetahui keindahannya. Mulai dari pesona pantai hingga pemandangan alam bawah laut yang memukau, termasuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar kejuaraan balap motor internasional World Super Bike 2021 dan MotoGP 2022 mendatang.

Nah jika anda berkesempatan nonton ajang balab tersebut, inilah destinasi wisata di Mandalika dengan nuansa eksotis dan tropis yang bisa anda kunjungi.

1. Spot menikmati sunset terbaik – Bukit Merese

Jika punya kesempatan mengunjungi KEK Mandalika, dan tertarik menikmati sunset dengan nuansa terbaik, Bukit Merese adalah salah satu spot yang harus dikunjungi.

Bukan hanya lanskap bukitnya yang keren, pemandangan yang disajikan di bukit ini juga menjadi salah satu daya tarik untuk menikmati keistimewaan wisata di Mandalika.

Momen terbaik berada di sini adalah saat sunset. Bayangkan, melihat matahari yang perlahan tenggelam di ufuk barat di atas bukit yang hijau, ditemani pemandangan laut yang luar biasa dan tiupan angin yang istimewa. Susah mencari tandingan sensasi seperti ini.

2. Desa Adat Sade

Yang tertarik melihat seperti warga lokal Lombok dan suku sasak berkegiatan setiap harinya, Desa Adat Sade menjadi destinasi wisata di Mandalika yang bisa dikunjungi.

Kamu tidak hanya bisa berkeliling desa, melihat bangunan tradisional dan menyaksikan adat istiadat yang terus dilestarikan, tapi juga bisa menyatu dengan warga lokal dalam tarian, permainan dan aktivitas menarik lainnya.

Yang memiliki waktu luang lebih, tidak ada salahnya belajar menekuni kegiatan menenun kain khas Lombok, songket. Kamu juga bisa belajar setiap proses pengerjaannya, mulai dari proses pemintalan, pewarnaan hingga penyimpanan kain yang sudah selesai ditenun. Dijamin berkesan banget, lho!

3. Menjelajah di desa Suku Sasak – Desa Adat Ende

Selain Desa Adat Sade, juga ada Desa Adat Ende, yang dihuni oleh sekitar 37 kepala keluarga dari suku Sasak. Di sini, kamu bisa melihat sepenuhnya kehidupan warga suku Sasak yang sangat tradisional.

Kamu bisa berkeliling desa, yang dipenuhi dengan rumah khas suku sasak, yang terbuat dari anyaman alang-alang dan bambu dengan lantai dari tanah yang dicampur kotoran kerbau atau sapi. Kamu juga bisa melihat aktivitas warganya, dan jika beruntung menyaksikan proses pernikahan warga yang menarik.

4. Pantai Kuta Mandalika

Pantai ini berada di KEK Mandalika. Daya tariknya, selain sebagai teras dari lautan biru, adalah perbukitan hijau di kejauhan dan pantainya yang berpasir putih nan lembut.

Pantai Kuta Mandalika ini juga sudah digarap secara khusus, yang menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata di Mandalika yang cukup difavoritkan dan ngehits. Beragam fasilitas tersedia, termasuk arena bermain dan tempat belanja makanan.

5. Pantai Seger

Salah satu destinasi wisata di Mandalika yang ngehits adalah Pantai Seger. Lanskapnya yang unik dengan pemandangan yang indah menjadi daya tarik yang tidak bisa dilewatkan.

Dari pantai Seger, kamu bisa menikmati pantai berpasir putih, ombak yang pas untuk berselancar dan gugusan bukit yang keren dinikmati dari kejauhan. Belum lagi susunan karang yang menarik untuk dijelajahi lewat snorkeling atau berkano.

Pantai Seger juga identik menjadi tempat bagi wisata mencari cacing nyale dalam Festival Bau Nyale di setiap tahunnya. Monumen Putri Nyale juga menambah keindahan tersendiri dari lanskap alam yang disajikan.

6. Pantai eksotik yang asyik – Pantai Tanjung Aan

Jika Pantai Kuta Mandalika terlalu ramai untuk dikunjungi, Pantai Tanjung Aan bisa menjadi alternatif terbaik untuk disambangi saat wisata di Mandalika.

Selain lebih sepi, pantai ini menyuguhkan pesona alam yang istimewa. Pantainya yang putih dengan pasir yang lembut, ombak yang ideal untuk berselancar serta gugusan perbukitan yang hijau terlihat indah dari kejauhan.

Meski tidak banyak dikunjungi wisatawan, pantai ini memiliki fasilitas umum yang memadai. Selain itu ada beberapa spot Instagrammable yang disediakan secara khusus untuk para Selebgram wannabe.

7. Pantai Serenting

Pantai Serenting juga bisa menjadi destinasi wisata alternatif di Mandalika. Namun demikian, nuansa asyik dan keindahannya tidak kalah dengan pantai ngehits lain di Mandalika.

Seperti halnya pantai indah lain di Mandalika, Pantai Serenting juga memiliki pasir putih yang lembut dengan ombak yang asyik untuk berselancar.

Salah satu spot ikonik di Pantai Serenting adalah tengkong alias jamur dalam bahasa Sasak, yang terletak di tengah laut. Pantai ini juga cenderung sepi, jadi pas untuk dijadikan tempat bersantai tanpa banyak gangguan.

8. Spot menari bersama ombak – Pantai Gerupuk

Pecinta surfing wajib mengunjungi Pantai Gerupuk saat wisata di Mandalika. Pasalnya, ada sejumlah spot asyik untuk menari bersama ombak, seperti Batu Teong (Dondon), Prigi (Inside), Giligoleng (Outside), Batu Lawang (Kids Point), dan Terasaq (Outside Left).

Bukan hanya karena sensasi ombaknya yang diakui oleh peselancar internasional, pantainya juga memiliki karakter keindahan khas pantai-pantai di Lombok, yaitu berpasir putih lembut dan dikelilingi perbukitan hijau yang indah.

Jika enggan memompa adrenalin, sekadar bersantai dengan berjalan-jalan di pinggiran pantai juga bisa menjadi aktivitas yang asyik.

Demikian sederet destinasi wisata yang bisa anda kunjungi jika berkesempatan nonton WSBK 2021 di Mandalika.***

Editor : Markon Piliang