logo

Endang: Sukses Kendalikan Covid-19 & Pulihkan Ekonomi, Kans Capres Airlangga Meningkat!

Endang: Sukses Kendalikan Covid-19 & Pulihkan Ekonomi, Kans Capres Airlangga Meningkat!

Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Golkar, Hj Endang Maria Astuti, S.Ag, MH (hijab hijau tosca) secara simbolis menyerahkan motor roda tiga kepada salah disabilitas bantuan motor untuk sarana kerja usaha sayur keliling sebagai bagian bantuan pemerintah untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19
21 Oktober 2021 23:59 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), figur Airlangga Hartarto (AH) tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan bangsa Indonesia mengendalikan pandemi Covid-19 dan juga menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sosok Pak AH ini ada di belakang kesuksesan Indonesia menurunkan angka penyebaran Covid-19,” ujar Anggota Fraksi Partai Golkar DPR/MPR RI Endang Maria Astuti saat mengomentari kinerja Menko Perekonomian/Ketua KPC-PEN Airlangga Hartarto di sela-sela HUT 57 Tahun Partai Golkar di DPP Slipi, Kamis (21/10/2021)

Menurut Endang, berkat kinerja AH yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar itu maka berbagai pelonggaran atas PPKM kini sudah bisa dirasakan oleh masyarakat. Tidak ada lagi PPKM Darurat atau PPKM Level 4 seiring dengan menurunnya kurva penyebaran Covid-19 yang ditandai dengan tidak ada lagi zona merah.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini menilai Ketum AH memiliki kemampuan untuk bekerja mengendalikan penyebaran Covid-19 sekaligus menjaga ketahanan ekonomi agar tidak jatuh ke jurang resesi.

“Kinerja beliau sudah teruji dan terbukti mampu membawa Indonesia keluar dari resesi ekonomi,” kata Legislator Senayan dari Dapil Jateng IV ini.

Srikandi Beringin ini juga mengakui bahwa Indonesia sempat mengalami pelambatan ekonomi, yang juga dialami oleh negara-negara lain di dunia akibat pandemi Covid-19, semata-mata untuk memastikan agar kesehatan lebih diutamakan ketimbang ekonomi.

Oleh sebab itulah dilakukan pembatasan-pembatasan mobilitas yang bertujuan untuk tetap menjaga kesehatan masyarakat agar tidak terpapar Covid-19 meski dengan mengorbankan aspek ekonomi.

Namun hasil dari strategi pembatasan mobilitas itu sudah menunjukkan tanda-tanda positif dengan menurunnya angka penyebaran Covid-19.

“Karena kalau tidak dilakukan pembatasan seperti PPKM Darurat belum tentu kita bisa merasakan hasilnya sekarang, meskipun kita mengakui secara ekonomi banyak masyarakat yang terdampak,” kata Pengurus DPP KPPG ini.

Meski demikian, Endang yang juga mantan Anggota DPRD Jateng ini tetap menyarankan agar masyarakat selalu menaati Prokes seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjaga jarak atau mengurangi mobilitas. Tujuannya agar trend positif penanganan Covid-19 tidak berbalik menjadi gelombang ketiga penyebaran Covid-19.

Endang pun kembali menyitir bahwa keberhasilan AH mengendalikan Covid-19 dan penanganan ekonomi nasional menjadi point penting dalam memutuskan untuk mengusungnya sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilu Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

“Karena kami di Partai Golkar ingin agar Presiden yang terpilih kelak adalah orang yang cakap dalam bekerja membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia,” tegas aktivis perempuan dan anak ini.

Putra mendiang Menperin Ir Hartarto ini selaku Menko Perekonomian dan Ketua KPC-PEN menyebut progress penanganan Covid-19 di Indonesia menunjukkan hasil positif. Sukses kerja keras seluruh pihak ini ditujukkan dengan tingkat kesembuhan mencapai 96,2 persen di atas rata-rata kesembuhan global.

Endang mengungkapkan bahwa perbaikan ekonomi nasional lebih disebabkan oleh faktor kesehatan yang diutamakan. Dampak positifnya, roda bisnis berjalan on the right track sehingga investor tak segan menanamkan investasinya.

Demi menjaga daya beli masyarakat tetap tinggi, ungkapnya, pemerintah melalui KPCPEN menerapkan beragam skema bantuan sosial dan insentif. Program tersebut memberikan dampak positif yang mampu mendorong tingkat konsumsi masyarakat.

“Program pemerintah tentunya berguna untuk menjaga kehidupan masyarakat tidak jatuh terlalu dalam agar masyarakat bisa hidup secara subsisten sambil menunggu perbaikan-perbaikan selanjutnya. Ini karena pemerintah Indonesia telah berhasil menurunkan angka kasus positif (positivity rate) Covid-19 yang tercepat di dunia dengan program vaksinasi secara masif dan kepatuhan melaksanakan protokol kesehatan (Prokes,) 5M," urai Endang.

Atas sukses Airlangga sebagai Panglima penanganan Covid-19, maka sudah sangat pas dan tepat, tegas Endang, jika penghargaan Priyadarshni Academy Global Award for Outstanding Contribution to National Economic Recovery diterimanya sebagai wujud pengakuan akan suksesnya penanganan pandemi oleh pemerintah Indonesia.

Di tempat terpisah,, Airlangga menegaskan tetap mendorong program vaksinasi bisa mencapai 80 persen pada akhir tahun ini berbarengan dengan upaya Pemerintah memulihkan ekonomi, khususnya pemulihan kesehatan dan perlindungan sosial.***