logo

Jalankan Prokes Ketat, Tidak Ditemukan Klaster PTM Di Kota Solo

Jalankan Prokes Ketat, Tidak Ditemukan Klaster PTM Di Kota Solo

PTM di salah satu SD di Kota Solo menerapkan prokes ketat
13 Oktober 2021 17:51 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Hingga saat ini tidak ditemukan klaster Covid-19 dari Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Solo. Hal ini disebabkan adanya penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dari sekolah maupun siswa-siswanya.   

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menilai anak-anak sekolah saat ini sudah terbiasa menerapkan prokes saat berada di sekolah. Seperti memakai masker saat sedang belajar di kelas.

"Anak-anak Sekolah Dasar (SD) sudah terbiasa memakai masker saat belajar di kelas. Saat menyanyi atau olahraga mereka juga mengenakan masker, ini bagus," jelas Gibran, Rabu (13/10/2021).

Pihaknya mengapresiasi orangtua, guru dan siswa yang tetap bisa menaati prokes dengan ketat selama PTM. Sehingga tidak ditemukan klaster baru dari PTM hingga saat ini.

Meskipun PTM di Kota Solo sudah digelar secara terbatas sejak beberapa minggu lalu, tetapi sampai saat ini masih ada orangtua siswa yang belum mengizinkan anak-anaknya mengikuti PTM di sekolah. 

"Masih ada siswa yang belajar lewat pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetapi sedikit banget. Ini tidak bisa dipaksakan karena PTM harus ada izin dari orangtua. Masih ada anak-anak SD yang PJJ karena orangtuanya tidak boleh dan ini tidak bisa dipaksakan," jelasnya lagi.

Meskipun tidak mengikuti PTM tetapi mereka masih bisa mengikuti pelajaran melalui PJJ. Pihaknya juga berencana untuk memperpanjang waktu PTM.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Solo Dwi Aryanto mengatakan pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan ada siswa yang terpapar Covid-19.

"Jumlah siswa yang mengikuti PTM baru 50 persen dari kapasitas," pungkasnya. ***

Editor : Markon Piliang