logo

Ketua Amarta : Pejabat  Harus Fokus Bantu Tuntaskan Janji-Janji Gubernur

Ketua Amarta : Pejabat  Harus Fokus Bantu Tuntaskan Janji-Janji Gubernur

Ketua Amarta Rico Sinaga
13 Oktober 2021 17:06 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tinggal satu tahun lagi, diperlukan soliditas, kekompakan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, dan para pejabat pimpinan SKPD agar kinerja Pemprov DKI maksimal sesuai RPJMD, dan janji-janji kampanye  Anies Baswedan- Sandiaga Uno yang digantikan A Riza Patria tertunaikan secara terukur.

Hal itu dikatakan Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga, Rabu (13%10/2021).

. "Biasanya kan, banyak pejabat main politik. Mendekati calon-calon Plt Gubernur DKI  nanti agar bisa dipertahankan. Saya khawatir mereka nggak fokus karena berpolitik. Sekarang, saatnya fokus bekerja membantu Anies untuk menunaikan janji kampanyenya," ujar M Rico Sinaga.

Ia  minta pejabat eselon II yang baru dilantik Gubernur  Anies Baswedan tetap fokus bekerja.

Hal ini penting dilakukan karena  tak lama lagi akan tuntas menjalankan tugas sebagai Gubernur DKI  pada Oktober 2022.

“Masa jabatan eselon II itu lima tahun. Mereka ini baru diangkat sekarang, tapi pak Anies selesai pada Oktober 2022 kan, setahun lagi. Saya harap, para pejabat itu fokus membantu Anies menuntaskan janji kampanye beliau,” ujar Rico Sinaga kepada wartawan usai pelantikan 7 pejabat Pratama di lingkungan Pemprov DKI.

Menjelang akhir masa pengabdian di Jakarta, kata  Rico, Anies  sedang berjuang keras menunaikan seluruh janji kampanye pada Pilkada 2017 lalu. Rico menduga, para pejabat ini akan bermain politik usai ditinggalkan Gubernur DKI  agar bisa tetap bertahan pada jabatannya.

Setiap proses mutasi pegawai seperti promosi dan alih pergantian jabatan merupakan hal biasa yang terjadi dalam dinamika instansi pemerintahan.

Hal ini juga sesuai dengan reformasi birokrasi dan dinamika perkembangan zaman, terutama dalam bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelantikan hari ini merupakan proses regenerasi, penyegaran organisasi sehingga perjalanan pemerintahan lebih baik dari waktu ke waktu. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan hari ini juga telah memenuhi ketentuan yang berlaku direkomendasikan KASN, dan merupakan hasil uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2021," katanya lagi.

 Gubernur Anies juga menjelaskan bahwa tahun 2022 merupakan masa penuntasan visi, misi, dan program strategis daerah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

Oleh karena itu, ia meminta perhatiannya kepada para mereka yang baru dilantik, agar memastikan semuanya tuntas.

“Tuntaskan semua target RPJMD, KSD, Janji Gubernur/Wakil Gubernur dan isu prioritas daerah yang tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022. Ambil tanggung jawab masing-masing, artinya, jika ada target RPJMD, KSD, janji Gubernur/Wakil Gubernur dan isu prioritas daerah yang belum tuntas dan sektor yang Anda pimpin bisa berkontribusi pada penyelesaiannya, maka kerjakanlah,” ucap Anies.

Mantan Mendikbud  itu  menambahkan bahwa di setiap akhir kepemimpinan Kepala Daerah, program prioritas dari program kerja yang ada pada Perangkat Daerah (PD) masing-masing dapat segera diselesaikan.

Selain itu, berbagai program yang menjadi tanggung jawab  dapat terlaksana sesuai dengan rencana. “Sehingga hasil yang diharapkan bisa tercapai, bahkan hasil yang dicapai bisa bermanfaat, menciptakan kebahagiaan untuk masyarakat.

Maka, lakukan terobosan, ciptakan inovasi, ide, gagasan baru sekecil apapun, karena itulah yang sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan dan memberi solusi atas permasalahan yang dihadapi seiring dengan cepatnya perubahan dan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat terkini,” katanya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto