logo

Bangkit Dengan 13 Emas, Taekwondo Jateng Siap Tampil Hebat Di PON Papua

Bangkit Dengan 13 Emas, Taekwondo Jateng Siap Tampil Hebat Di PON Papua

20 September 2021 18:55 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Bangkit di Pra-PON, taekwondo Jawa Tengah siap tampil hebat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua yang berlangsung 2 – 15 Oktober mendatang. Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jateng  menerjunkan 20 taekwondoin pilihan dengan target merebut emas.

Atlet  taekwondo Pengprov TI Jateng  menyerbu Papua dengan tekad beraksi untuk meraih prestasi tertinggi.

Apalagi dari  20 atlet taekwondo yang dikirim ke Bumi Cendrawasih itu lima diantaranya menyandang predikat taekwondoin nasional.

Kelima atlet taekwondo nasional itu adalah Reinaldy Atmanegara, Dinda Putri Lestari, Shaleha Fitriana Yusuf, Mutiara Habiba, dan M Hafiz.

"Target memang 3 medali emas. Tapi Pengprov TI Jateng meyakini atlet yang bertarung semuanya dapat medali emas," kata Ketua Pengprov TI Jateng Master Alex Harijanto.

Master Alex menegaskan, semua atlet yang diterjunkan mampu meraih medali emas.

Atlet taekwondo Jateng akan turun pada nomor poomsae (jurus) dalam empat kategori dan nomor kyurogi (tarung) sebanyak 14 kelas.

Menurut Alex, PON selalu menjadi barometer prestasi olahraga. PON Papua memiliki arti penting bagi taekwondo Jateng untuk menggores prestasi maksimal.

Lebih lanjut dikatakan Alex, Pengrov TI Jateng sudah melakukan banyak hal untuk mempersiapkan diri menuju PON XX Papua. Mulai dari training center, try out dan pembenahan organisasi.

Menurut Alex semua atlet taekwondo Jateng memiliki peluang sama untuk meraih medali emas. Bukan hanya bergantung pada kelima atlet yang berlabel nasional.

Tapi, Alex mengakui semua provinsi sekarang ini tidak bisa diremehkan. Perkembangan taekwondo semakin merata. "Tapi saya yakin, Jawa Tengah lebih siap dari semuanya," tandas Alex.

Jawa Tengah acap menjadi salah satu 'gudang' taekwondo nasional. Pada perhelatan PON sebelumnya di Jabar, tim Taekwondo Jateng menyabet juara umum kedua. Dengan mengumpulkan dua emas, tujuh perak, dan enam perunggu.

Tapi target Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng dalam ajang PON Papua, bisa meraih tiga emas dalam cabang olahraga tersebut.

Untuk meraih target tersebut, tergolong mudah jika melihat hasil Pra PON 2019. Jeda dua tahun membuat peta kekuatan lawan pun berubah, begitu pula ketika di lapangan semua bisa saja terjadi.

 

Tim Taekwondo Jateng berhasil meraih sukses dalam kejuaraan Pra-PON XX yang digelar di Banten pada 27-29 September 2019 lalu. Hasil tersebut menjadi lecutan untuk meraih hasil lebih baik dalam gelaran PON XX di Papua 2021.

Persiapan untuk target lebih tinggi juga mulai dirancang oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Jawa Tengah. Di antaranya adalah pelatihan daerah (Pelatda) dan sejumlah tryout di luar negeri.

"Ini kebangkitan Taekwondo Jateng. Atlet yang kita kirim mengikuti Pra-PON berhasil meraih 13 medali emas, 1 medali perak, dan 4 medali perunggu. Hasil yang luar biasa," ujar Alex.

Selama ini Pengprov TI Jateng telah memiliki kantor sekretariat yang representatif 3 lantai di Jalan Sedane 10 Semarang. Dan kini Pengprov TI Jateng sedang membangun dua Dojang lengkap dengàn mess atlet. Satu bangunan lagi untuk sarana latihan olahraga beladiri lengkap dengan fasilitasnya di kawasan Cangkiran, Mijen Semarang.

"Pengprov TI Jateng melakukan gaspoll untuk taèkwondo Jateng," tegas Alex mantan pelatih taekwondo nasional yang menghasilkan 3 perak dan 1 perunggu di Olimpiade Barcelona 1992 itu. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH