logo

Kapolda Jateng Dukung Percepatan Ekonomi Melalui Pengembangan UMKM Berbasis Digital

Kapolda Jateng Dukung Percepatan Ekonomi Melalui Pengembangan UMKM Berbasis Digital

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka seusai membuka pelatihan UMKM berbasis digital
14 September 2021 21:49 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Percepatan perekonomian di Kota Solo, terus dilakukan, terutama di sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya melalui pelatihan pengembangan UMKM berbasis digital yang dilakukan Alumni Akabri 1996, di Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (14/9/2021).

Pelatihan yang dihadiri 60 peserta secara langsung dan 150 secara streaming tersebut, dibuka Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi. Kapolda mengapresiasi Pelatihan dan Pengembangan UMKM Berbasis Digital yang digagas Alumni Akabri 1996 di Hotel Solia Zigna, Laweyan, Solo tersebut. Pihaknya juga mengatakan pelatihan UMKM tersebut adalah terobosan kreatif yang patut ditiru.

"Apa yang kita lakukan adalah mengangkat UMKM di wilayah Kota Solo khususnya dan sekiranya ini nanti dapat disosialisaaikan bahkan sampai ke nasional, tidak hanya Jawa Tengah saja. Ini merupakan suatu creative break trough yang perlu dicontoh didaerah lain," jelas Kapolda didampingi Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Kapolda mengatakan Polri sebagai bagian dari masyarakat, secara langsung ikut terlibat dalam pemulihan ekonomi nasional. Sejumlah Polsek sudah berinisiatif melakukan pemberdayaan ekonomi dengan beternak lele dan menanam sayuran. 

"Polres-Polres juga melakukan kegiatan serupa dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan," jelasnya lagi.

Menurut Kapolda pelatihan UMKM tentang digital marketing sangat dibutuhkan. Pelaku usaha ekonomi kecil menengah perlu mengenal tentang pemasaran di era digital. Termasuk strategi memasarkan produk di situs penjualan atau market place yang tepat.

"Singkatnya, ini selaras dengan kebijakan Kapolri tentang pemulihan ekonomi nasional terutama di era pandemi seperti saat ini," katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolda Jateng juga mengingatkan pentingnya tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Saat ini angka kasus Covid-19 di Kota Solo mengalami penurunan tetapi prokes harus tetap dilaksanakan.

"Artinya kita semua harus sedia payung bahwa prokes merupakan suatu kegiatan yang harus kita laksanakan. Kita tidak ingin dengan bergeraknya ekonomi masyarakat, dengan dibukanya kran wirausaha di wilayah kita, kita melupakan protokol kesehatan," katanya lagi.

Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pada kesempatan yang sama mengatakan saat ini Kota Solo  sudah turun ke level 3, otomatis  bisa melonggarkan beberapa kegiatan ekonomi.

"Contohnya hari ini di hotel yang  sama ada dua kegiatan dari Pak Kapolda dan dari Dinas Disnakertrans  juga ada kegiatan di lantai atas. Ini artinya kami bener-bener sangat konsen untuk masalah UMKM di Solo ini biar bisa segera bergeliat lagi," papar Gibran.

Saat ini, sektor UMKM tengah bersemangat karena di tengah pandemi ini mau tidak mau, dipaksa ke go digital. Gibran menegaskan, ekonomi di Kota Solo terus digenjot dan sektor UMKM menjadi prioritas.

"Jadi kalau disini ini kita di support oleh Shopee, kita sebetulnya sudah kerjasama dengan semua marketplace, ke Tokopedia, Bukalapak kemarin bosnya sudah dateng ke kantor kami, semuanya kita ajak kerja sama. Nanti Jumat kita juga tanda tangan MoU dengan bebrapa company di Solo Techno Park," pungkasnya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto