logo

Bayi Kembar Siam Dalam Penanganan Intensif RSUD Moewardi Solo

Bayi Kembar Siam Dalam Penanganan Intensif RSUD Moewardi Solo

Kondisi bayi kembar siam terpantau bagus. (Istimewa)
14 September 2021 14:46 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SOLO: RSUD Moewardi Solo saat ini sedang intensif menangani bayi kembar siam, Arka dan Arya, asal Kaliwungu, Kabupaten Semarang.

Kondisi bayi terus dipantau tim medis RSUD dr Moewardi. Bayi kembar siam ini yang sempat viral dan dilaporkan ke akun Twitter Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Laporan via akun Twitter @EllaZefa itu pun direspon Ganjar. Saat itu, Ganjar langsung berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, memberitahu jika bayi tersebut telah diurus.

Pada Senin (13/9/2021) siang, usai melepas Presiden Joko Widodo di Lanud Adi Soemarmo kembali ke Jakarta, orang nomor satu di Jateng ini pun langsung meluncur menuju ke RSUD dr Moewardi untuk melihat kondisi bayi kembar siam.

Setiba di rumah sakit, Ganjar langsung menuju ke ruang perawatan di lantai dua. Kedua orangtua bayi kembar siam pun menyambutnya didampingi dokter anak RSUD dr Moewardi.

“Kondisinya gimana sekarang? Usianya berarti berapa?” tanya Ganjar pada Slamet Riyanto dan Tri Mulyani, orangtua bayi kembar siam. “Stabil pak, usianya baru 20 hari,” ucap Tri.

Ganjar kemudian bertanya kepada Tri, kondisi kesehatan bayi saat dalam kandungan. Ia bertanya, apakah Tri rajin melakukan pemeriksaan kehamilan.

“Periksa terus pak, di USG kelihatan. Tapi kelihatan kembarnya saja,” kata Slamet mewakili istrinya.

Slamet dan Tri merupakan pasangan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh. Slamet berprofesi sebagai buruh bangunan dan Tri sebagai buruh garmen, praktis sempat khawatir dengan kondisi anaknya.

“Ini gimana bu prosesnya? Moewardi sudah punya pengalaman to ngurus bayi kembar siam begini?,” tanya Ganjar pada dokter.

“Kita nunggu dua bulan lagi pak, nunggu agak besar sedikit lalu kita lakukan pemeriksaan CT Angiografi. Untuk melihat organ dalamnya,” kata dr Dwi Hidayah.

Dalam kesempatan itu, Ganjar memberikan semangat kepada Slamet dan Tri Mulyani. Kepada mereka, ia meminta agar tidak khawatir dan selalu menjaga kesehatan terutama pada si jabang bayi.

“Mudah-mudahan lancar semuanya nggih,” tutur Ganjar sembari pamit.

Ganjar meminta kedua orangtua bayi Arka dan Arya untuk sabar. Pihaknya memastikan, tim medis sudah menyiapkan penanganannya. Soal pembiayaan pun, kata Ganjar, pihaknya telah mencarikan skemanya.

“Kita punya pengalaman abcd soal medisnya, nanti soal skema pembiayaannya begini-begini. Jadi artinya insyaallah kita carikan. Dan dugaan saya juga akan banyak warga Jawa Tengah akan membantu,” ujar Ganjar.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan kepada masyarakat Jawa Tengah khususnya ibu hamil untuk menyadari pentingnya memeriksakan kehamilan.

“Tadi saya tanya ibunya sih sebenarnya kontrol sudah rutin. Jadi konsep pelaksanaan Nginceng Wong Meteng ini udah diinceng terus wetengnya, tapi nggak kelihatan. Tahunya kembar, tapi tidak pakai siam,” ujar Ganjar.

Meski kasus seperti ini tidak selalu diketahui sejak awal, namun penanganannya bisa diantisipasi jika pemeriksaan dilakukan rutin. Ganjar berharap penanganan pada bayi Azka dan Arya akan lancar.

“Ini menjadi pelajaran kenapa periksa rutin itu penting. Alhamdulillah kalau deteksinya dari awal mudah-mudahan nanti aman. Moewardi juga punya pengalaman memisahkan bayi kembar Siam, setengah tahun yang lalu dan Alhamdulillah sampai hari ini lancar sukses,” ujarnya. ***

Editor : Pudja Rukmana