logo

Covid Mengganas, KPK Tetap Laksanakan Tugas

Covid Mengganas, KPK Tetap Laksanakan Tugas

KPK
31 Juli 2021 13:50 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pandemi Covid-19 masih merajalela. Masih hilir mudik ambulans ke tempat pemakaman atau ke rumah sakit guna melarikan untuk menyelamatkan yang tertular. Pandemi yang mendunia ini tidak pandang bulu, anak-anak, remaja, muda-mudi,  pra manula dan manula dihinggapi dan diserang.

Penegak hukum; hakim, panitera, jaksa, advokat dan pegawai KPK pun tak terkecuali diserang pandemi yang mendunia dan sangat menakutkan manula-manula yang berpenyakit bawaan ini.

Kendati begitu, pandemi masih mengganas hingga dibuat PPKM Darurat yang memunculkan operasi yustisi Covid-19, KPK tetap memastikan pemberantasan korupsi, terlebih untuk dana-dana Bansos dalam rangka penanggulangan dampak sosial itu tetap berjalan. “Keterbatasan personel KPK memang terjadi saat ini, namun kami memastikan pemberantasan korupsi tetap berjalan misalnya sidang pembacaan dakwaan, tuntutan, dan putusan yang sebagian telah beralih melalui daring atau virtual. Penyidik-penyidik KPK juga tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan melalui case building tentu saja untuk membongkar suatu kasus," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Sabtu (31/7/2021)

Pandemi Covid-19 berdampak hampir pada seluruh aktivitas masyarakat, termasuk upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Oleh karenannya, lembaga antirasuah itu melakukan tugasnya mencegah, menindak, dan memberikan pendidikan antikorupsi dituntut penyesuaian teknisnya. "Positif Covid-19 masih relatif tinggi di Jakarta, tak terkecuali yang menimpa beberapa pegawai KPK, mengharuskan kami menyesuaikan kondisi. Selain pertimbangan kondisi internal, juga kondisi eksternal karena upaya pemberantasan korupsi melibatkan banyak pihak," tuturnya.

KPK dituntut meminimalisasi mobilitas pegawai turun langsung ke lapangan. Pelaksanaan tugas sebagian besar dilakukan secara daring atau virtual. Hal-hal yang tetap butuh dilakukan temu fisik, dilakukan secara selektif misalnya untuk menghimpun keterangan dan alat bukti. “KPK terus bergiat melakukan pemberantasan korupsi dengan segala hambatannya pada masa pandemi Covid-19 ini. Harapan kita semua, segera terjadi penurunan drastic hingga PPKM Darurat tidak harus diperpanjang lagi,” harap Ali.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto