logo

PJB Ajak Karyawannya Yang Sudah Divaksin, Tetap Disiplin Hadapi Covid-19

  PJB Ajak Karyawannya Yang Sudah Divaksin, Tetap Disiplin Hadapi Covid-19

27 Juli 2021 04:57 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) telah melakukan vaksinasi terhadap 10.271 karyawannya atau 95% dari karyawannya. Jumlah vaksinasi terbesar di seluruh anak perusahaan PLN itu mendapat apresiasi dari Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero), Syofvi F Roekman dalam Webinar Covid Talk seri ke 8.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan menyampaikan bahwa sebagai industri yang masuk dalam kategori kritikal, PJB telah mengambil kebijakan-kebijakan mendukung upaya pemerintah. "Seperti membatasi mobilitas pegawai, meningkatkan rasio vaksinasi, optimasi kebijakan WFO - WFH, hingga melakukan karantina sehat terhadap karyawan yang memegang peranan penting di unit pembangkit sebagai garda terdepan PJB," ujarnya, Selasa (27/7/2021).

Pihaknya juga berharap pada seluruh karyawannya untuk meningkatkan disiplin, selain upaya-upaya yang telah ditempuh perusahaan. Dia berharap para PJB-ers dan keluarga akan semakin teredukasi, dan dia tidak bosan menekankan agar tidak kendor menerapkan protokol kesehatan.

Tapi justru harus semakin meningkatkan komitmen untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan baik kepada diri sendiri maupun keluarga agar terhindar dari Covid-19. Sesuai protokol kesehatan, kini ada ada kebiasaan 5M untuk diterapkan seperti  memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak/menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas/bepergian kecuali untuk keperluan sangat mendesak/urgen.

Vaksinasi itu sendiri merupakan salah satu upaya PJB untuk memutus rantai penularan pandemi Covid-19. Vaksinasi, kata dia,  penting bagi seluruh insan PJB, karena menjadi peran kritikal PJB dalam penyelenggaraan listrik bagi masyarakat Indonesia.
Pelaksanaan vaksinasi di PJB terus berjalan hingga ditargetkan 100% karyawan telah divaksinasi. Sementara Covid Talk sendiri merupakan webinar rutin yang diadakan PJB dalam rangka mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 khususnya di lingkungan PJB.
Pada seri ke 8 (Delapan) ini mengambil tema Perkembangan dan Cara Menangani Covid-19 Menurut Medis. Acara yang dihadiri lebih dari 600 peserta ini mengundang Dr Slamet Budiarto, SH MH Kes selaku Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia.

Menurut Slamet Budiarto, penanganan pandemi Covid-19 tergantung pada 3 hal yaitu promotif, preventif, serta kuratif. PJB telah melaksanankan promotif melalui sosialiasasi secara masif kepada karyawan dan keluarganya, salah satunya melalui webinar ini.

Preventif juga dilakukan melalui penerapan protokol kesehatan, vaksinasi, dan karantina bagi pasien aktif yang juga telah dengan baik dilakukan oleh PJB. Sedangkan untuk kuratif menjadi peran badan dan tenaga kesehatan yang ada.

Dia mengingatkanbahwa penyebaran virus Covid-19 tergantung pada 3 hal, yaitu keganasan virus (varian), lingkungan hidup, serta imun tubuh. Upaya yang bisa kita lakukan hanyalah menjaga lingkungan kita agar tetap menjalankan protokol kesehatan, serta menjaga imun tubuh kita tetap tinggi dengan menjaga pola makan, olahraga, berjemur, dan melakukan vaksinasi.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto