logo

Gaji PM dan Pejabat Thailand Disumbangkan Buat Atasi Dampak Covid-19

Gaji PM dan Pejabat Thailand Disumbangkan Buat Atasi Dampak Covid-19

21 Juli 2021 17:37 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Thailand menjadi salah satu negara yang tengah begitu terdampak wabah COVID-19, terutama oleh varian Delta. Pemerintah setempat pun menerapkan lockdown ketat di beberapa daerah yang dikategorikan sebagai "zona merah gelap" yang sempat memicu demonstrasi.

Krisis yang terjadi pun menggerakkan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha untuk mendonasikan gajinya. Melansir The Thaiger, PM Prayuth akan memberikan gajinya selama 3 bulan ke depan untuk mendukung upaya pegendalian wabah COVID-19 masyarakat.

Sebagian dari dana tersebut sedianya disalurkan untuk menyediakan "kotak pertahanan diri (survival boxes)". Juru Bicara pemerintah, Anucha Burapachaisri, menyebut kotak pertahanan hidup itu akan dibagikan di zona merah gelap.

Langkah mulia ini tidak hanya dilakukan oleh PM Prayuth. Beberapa anggota kabinet hingga pejabat-pejabat publik lain juga mengumumkan untuk mendonasikan gaji mereka untuk menambah anggaran penanganan wabah virus Corona di Negeri Gajah Putih.

Keputusan PM Prayuth dan jajaran pemerintahannya ini disampaikan setelah masyarakat Thailand berkumpul di Ibu Kota Bangkok dan berunjuk rasa. Mereka mendesak pemerintahan PM Prayuth untuk mengurangi alokasi anggaran untuk kerajaan dan militer Thailand di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Unjuk rasa kala itu pun disambut dengan aksi represi pihak keamanan. Mereka membubarkan massa yang dianggap melanggar pembatasan aktivitas selama lonjakan wabah COVID-19, yakni dengan memakai gas air mata, peluru karet, sampai water cannon.

Di sisi lain, kotak pertahanan diri yang dimaksud oleh pemerintah Thailand mirip dengan paket obat COVID-19 yang dibagikan di Indonesia, yakni untuk pasien dengan gejala ringan atau malah tak bergejala. Namun beberapa alat ditambahkan di kotak tersebut, seperti termometer, oksimeter, pereda nyeri, obat herbal Thailand Fah Talai Jone, masker bedah, dan gel hand sanitizer.

Paket ini akan dibagikan ke 13 zona merah gelap yang menjalani pembatasan ketat. Mulai dari jam malam, kewajiban bekerja dari rumah, pembatasan lalu lintas, serta penutupan sementara beberapa bisnis.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto