logo

PRSI Kirim Dua Atlet Dan Satu Juri Ke Olimpiade, Pranarta Catat Sejarah

PRSI Kirim Dua Atlet Dan Satu Juri Ke Olimpiade, Pranarta Catat Sejarah

Pranarta (kaos biru paling kanan) bersama atlet loncat indah DKI Jakarta. (Foto: Istimewa).
17 Juli 2021 09:55 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) mengirum dua atlet dan satu juri ke Olimpiade Tokyo 2020 yang akan berlangsung mulai 24 Juli mendatang. Pelepasan tiga duta PRSI ini dilakukan Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie, Jumat  (16/7/2021) malam secara virtual.

Dua atlet renan adalah Aflah Fadlan Prawira dan Azzahra Permatahani, sementara juri diwakili oleh pelatih loncat indah asal DKI Jakarta Pranarta. Khusus untuk juri Pranarta, ini merupakan kali pertama dalam sejarah ada juri asal Indonesia di arena cabang loncat indah Olimpiade, berdasarkan setifikat internasional dan ditunjuk oleh FINA.

Saat pelepasan, Anindya menyampaikan bahwa adalah sebuah anugerah dari Allah SWT bila seorang atlet bisa bertanding di pesta olahraga akbar Olimpiade.  Itu adalah pengalaman yang akan terus dikenang sepanjang hidup. Semua atlet memimpikan peristiwa yang luar biasa itu, tapi tidak semua atlet punya kesempatan untuk tampil di Olimpiade.

"Anugerah itu semakin tinggi maknanya karena bertanding di olimpiade di masa pandemi covid-19 ini. Oleh sebab itu pergunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Selalu jaga kesehatan, siapkan kemampuan teknik dan mental, jangan lupa berdoa, dan tetap enjoy, untuk bisa mencapai target maksimal," kata Anindya.

Pelepasan tim Akuatik ke Olimpiade Tokyo itu juga dihadiri Reswanda (Waketum), Harlin Rahardjo (Waketum), Sarman Simanjorang (Waketum), Ali Patiwiri (Sekjen), Sahid Mahudie (Bendum), Reva Deddy (Kabid Timnas), Wisnu Wardhana (Wakabid Timnas), Zoraya Perucha (Kabid Humas).

Tim Akuatik Indonesia menurut rencana akan bertolak ke Tokyo, Sabtu (17/7/2021) malam dengan pimpinan rombongan, merangkap tim manajer Harlin Rahardjo,  dan pelatih, Donny B  Utomo. 

Seluruh anggota tim sudah siap secara teknis. Fadlan dan Azzahra sudah melakukan berbagai tes,  termasuk covid-19. Kita berharap keduanya terus mempersiapkan mental dan menjaga kondisi agar tetap fit sehingga saat  waktu pertandingan dalam performa terbaik, guna dapat mencapai hasil terbaik," kata Harlin.

Fadlan dan Azzahra ditargetkan untuk bisa memecahkan rekor nasional. Jadwal pertama, mereka akan turun di  kejuaraan renang olimpiade,  24 Juli. Fadlan akan turun di dua nomor 400 M gaya bebas, sedangkan Azzahra di nomor 400 M gaya ganti perorangan. DI hari lainnya, Fadlan juga akan turun di nomor 1500 M gaya bebas.

"Saya sudah mempersiapkan diri dengan maksimal. Semua latihan berat sudah dilakukan. Mudah mudahan target membuat  rekor nasional bisa tercapai. Tolong doakan usaha kami ini," kata Fadlan. Tekad yang sama juga disampaikan oleh Azzahra. ***