logo

Batik-Kroma Fun Bike 2021 Eratkan Persaudaraan Indonesia – Kamboja

Batik-Kroma Fun Bike 2021 Eratkan  Persaudaraan Indonesia – Kamboja

Batik-Kroma Fun Bike 2021 bentuk nyata implementasi kerja sama bilateral Indonesia dan Kamboja
01 Juli 2021 22:54 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - PHNOM PENH: Pemandangan danau, hutan dan deretan candi di kompleks Angkor, Siem Reap, Kamboja memacu semangat para peserta Batik-Kroma Fun Bike 2021 yang digelar pada hari Rabu (30/6/2021).

Deretan pemandangan ini sekaligus menjadi saksi eratnya jalinan persaudaraan antara Indonesia dan Kamboja dalam kegiatan yang merupakan kerja sama antara KBRI Phnom Penh dengan Kementerian Pariwisata Kamboja dan Cambodian Cycling Federation.

Kegiatan Fun Bike yang menempuh jarak sekitar 27 km mengelilingi kompleks Angkor ini menjadi pembuka rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 sekaligus bentuk dukungan bagi Kamboja sebagai tuan rumah SEA Games 2023.

KBRI Phnom Penh/LNA dalam rilisnya kepada faktualid.com melaporkan, kegiatan Fun Bike ini menempuh jarak sekitar 27 km mengelilingi kompleks Angkor.

Hadir sebagai peserta Batik-Kroma Fun Bike adalah Duta Besar RI dan sejumlah staf KBRI Phnom Penh, State Minister of Tourism Kamboja Pak Sokhom, Wakil Dirjen Apsara National Authority Kamboja, dan pengurus Phnom Penh Ride, paguyuban penggemar olahraga bersepeda diaspora Indonesia di Kamboja.

Batik-Kroma Fun Bike ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi Siem Reap dan mendapatkan liputan media yang cukup besar di Kamboja.

“Batik–Kroma Fun Bike menjadi pilot project dan sumbangan Indonesia untuk mendukung implementasi travel bubble ASEAN dan pemulihan pariwisata di kawasan. Tak kalah pentingnya, Batik Kroma menjadi bentuk nyata implementasi kerja sama bilateral Indonesia dan Kamboja mengingat Siem Reap dan Jawa Tengah serta Taman Wisata Candi dan Apsara National Authority memiliki Nota Kesepahaman,”  kata Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng.

Duta Besar juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Batik – Kroma Fun Bike ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan dan mensyaratkan para pesertanya sudah harus divaksinasi anti Covid-19 secara lengkap.

Para peserta Batik-Kroma Fun Bike sangat antusias karena disuguhkan pemandangan sejumlah besar percandian di kompleks Angkor antara lain Ta Phrom, Preah Khan, Ta Keo, dan Bayon. Indonesia memiliki keterkaitan erat dengan kompleks percandian Angkor, karena keterlibatan Indonesia dalam proyek ITASA (Indonesian Technical Assistance for Safeguarding Angkor) 1994-2000.

Proyek ini telah berhasil merestorasi tiga gerbang istana (Royal Palace Gate) yaitu gerbang timur, selatan dan utara, serta pemberian kapasitas sumber daya manusia setempat (pelatihan untuk arkeolog Kamboja).

ITASA merupakan salah satu dari sejumlah proyek restorasi Angkor Archaeological Park yang dikoordinasikan oleh UNESCO untuk menyelamatkan Angkor pasca berakhirnya perang saudara di Kamboja.***