logo

Budiman Sudjatmiko: Bukit Algoritma Wujudkan Cita-cita Bung Karno

Budiman Sudjatmiko: Bukit Algoritma Wujudkan Cita-cita Bung Karno

Kiniku Bintang Raya (KSO) dan BUMN Konstruksi PT Amarta Karya (Persero) menggelar peletakan batu pertama (Ground Breaking) Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 di Sukabumi, yang diberi nama “Bukit Algoritma”.
09 Juni 2021 18:20 WIB
Penulis : Agung Elang

SuaraKarya.id - SUKABUMI: Kiniku Bintang Raya (KSO) dan BUMN Konstruksi PT Amarta Karya (Persero) menggelar peletakan batu pertama (Ground Breaking) Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 di Sukabumi, yang diberi nama 'Bukit Algoritma'. Acara ini dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan Covid-19 yang ketat.

Ketua Pelaksana KSO, Budiman Sudjatmiko mengatakan, "Bukit Algoritma adalah sebuah ekosistem inovasi teknologi di mana kami juga ikut bertanggung jawab atas pembiayaan dari ide-ide kreatif anak muda Indonesia."

Lanjut Budiman, "Bukit Algoritma tak mau jadi menara gading." Ia juga mengajak serta merangkul masyarakat dan generasi muda Indonesia melihat masa depan yang strategis.

"Di sini akan menjadi gambaran masa depan untuk Indonesia bahkan untuk dunia, kita akan mengembangkan itu sehingga generasi muda dan anak-anak bisa menjadikan tempat ini untuk penelitian dan workshop bisnis teknologi. Apapun yang dibangun di situ adalah tentang bagaimana kita harus mengantisipasi perkembangan ekonomi, saims dan teknologinberbasis keanekatagaman flora, fauna dan potensi manusia Indonesia," ujar Budiman Sudjatmiko, usai Ground Breaking Bukit Algoritma, Rabu (9/6/2021) di Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Menurut Budiman, "Bukit Algoritma adalah titik 0 dalam sebuah perjalanan yang penuh perjuangan dan tantangan. Dalam hal ini, Bukit Algoritma akan kami jadikan inkubator dalam besar agar generasi muda Indonesia bisa berkolaborasi dengan sesamanya dan juga mitra-mitra luar negeri untuk menuangkan ide-ide yang cemerlang."

Budiman menuturkan, ekosistem yang bernama Bukit Aloritma adalah mimpi bangsa Indonesia yang belum tapi akan segera terwujud.

"Bukit Algoritma mewujudkan cita-cita Bung Karno dengan memberikan dampak sosial yang positif dalam masyarakat.
Ini seperti yang dikatakan oleh Bung Karno pada saat pidato di Jogja tahun 1951," tuturnya.

Berikut kutipan Bung Karno saat menerima Gelar Honoris Causa dari Universitas Gadjah Mada, di Yogyakarta, 19 September 1951. "Inilah yang dikatakan Bung Karno, 'Ilmu pengetahuan hanyalah berharga penuh jika dipergunakan untuk mengabdi kepada praktek hidupnya manusia atau praktek hidupnya bangsa atau praktek hidupnya dunia kemanusiaan' "

"Sebagai penghargaan atas cita-cita Bung Karno tersebut maka di kawasan seluas 888 hektar ini juga akan kami buat patung Bung Karno. Rencananya patung tersebut akan kami dirikan di depan Gedung Neuroscience Centre (pusat kajian ilmu tentang struktur, fungsi dan cara kerja otak) Bukit Algoritma. Pusat riset neuroscience ini akan jadi yang pertama di Indonesia dan mungkin di Asia," lanjut Budiman.

Selain itu dalam waktu dekat, lanjut Budiman, sudah ada investor yg bersedia menanamkan modal di Bukit Algoritma untuk membangun IoT Park (Internet of Things Park) seluas 100 hektar, tempat di mana riset teknologi komunikasi antar internet akan dikembangkan. Ini akan menjadi IoT Park pertama di Asia Tenggara.

Sementara itu, Direktur Utama AMKA Nikolas Agung SR selaku kontraktor pelaksana menyambut baik acara ground breaking pembangunan Bukit Algoritma.

“Kami selaku kontraktor pelaksana dipercaya oleh Kiniku Bintang Raya KSO dan menyambut baik dalam pembangunan pengembangan teknologi dan industri 4.0 di Sukabumi yang diberi Bukit Algoritma. Proyek ini merupakan impian dari Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno sejak lama yang pernah beliau ungkapkan pada pidato di Universitas Gadjah Mada," kata Nikolas Agung. 

Proyek ini dapat meningkatkan kualitas ekonomi berbasis teknologi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development untuk menampung ide anak bangsa terbaik demi Indonesia bangkit serta meningkatkan sektor pariwisata di kawasan Sukabumi.

Selain itu Bukit Algoritma ini juga diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur pertumbuhan tangguh berkelanjutan dan pembangunan SDM berbasis IPTEK yang merupakan salah satu alat pendukung penuh Pemerintahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN) di masa pandemi saat ini. 

"Kami selaku kontraktor pelaksana akan memberikan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar dan tepat waktu," tutur Nikolas Agung. ***