logo

Tes Fisik Atlet DKI Dapat Kunjungan Ketua Umum KONI

Tes Fisik Atlet DKI Dapat Kunjungan Ketua Umum KONI

Foto: Dok Humas KONI DKI.
09 Juni 2021 16:19 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Empat bulan menjelang berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, atlet DKI Jakarta semakin fokus mempersiapkan diri. Selain latihan rutin di cabang olahraga masing-masing, KONI DKI menggelar tes fisik atlet.

Pada latihan fisik Rabu (9/6/2021) di stadion atletik Rawamangun, Jakarta Timur, kegiatan tes fisik atlet mendapat kunjungan langsung dari Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo. Pada kesempatan tersebut Ketua Umum didampingi sejumlah pengurus KONI DKI Jakarta dan anggota Tim Pengendali Peningkatan Prestasi Atlet (TP3A).

Kendati tes fisik melibatkan banyak atlet, panitia tetap mengedepankan protokol kesehatan. Di antaranya memakai masker dan menjaga jarak. Tes dilakukan terhadap 37 cabang olahraga yang akan ikut berlaga di PON Papua Oktober mendatang mulai 8 Juni hingga 14 Juni 2021.

"Tes fisik kali ini untuk menguji dan melihat perkembangan atlet-atlet selama pandemi. Selama pandemi, atlet latihan mandiri di rumah dan tes fisik ini untuk melihat perkembangan," jelas Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Laksma (Purn) Djmahuron P Wibowo kepada wartawan di GOR Rawamangun, Jaktim, Rabu (9/6/2021).

Dari tes fisik ini, kata Djamhuron, akan menjadi evaluasi ke depan untuk menambah kebugaran, kekuatan dan keterampilan saat bertanding di PON Papua mendatang.

"Ini akan menjadi tolok ukur pembinaan selanjutnya demi meraih juara umum PON Papua. Tes fisik ini lebih lama karena diatur berdasarkan protokol kesehatan yang berlaku," lanjut Djamhuron.

Sekum Jamron menambahkan, tes fisik ini juga untuk mengetahui sejauh mana progres latihan yang dilakukan atlet secara mandiri.

"Selanjutnya setelah hasil evaluasi dilakukan kita akan mengetahui fisik masing-masing atlet sesuai kebutuhan. Apakah sudah sesuai atau tidak, dapat langsung diperbaiki karena standarisasi fisik yang dibutuhkan masing-masing cabor berbeda," terangnya. ***