logo

Resta Pendopo KM 456, Destinasi Wisata Di Rest Area

 Resta Pendopo KM 456, Destinasi Wisata Di Rest Area

17 Mei 2021 15:10 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Para pengendara yang melintas di ruas tol Trans Jawa kembali mendapat fasilitas baru untuk menyegarkan mata dan pikiran. PT Astari Marga Sarana melalui Resta Pendopo KM 456 menghadirkan pengalaman baru di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area Resta Pendopo KM 456.

Menurut Direktur PT Astari Marga Sarana, Daisy Setiawan, Resta Pendopo KM 456 mengusung konsep baru beristirahat di jalan tol yang menjadi oase bagi para pengguna jalan tol yang lelah. "Selain itu juga sebagai destinasi wisata bagi para pencinta wisata sekaligus sarana entertainment dan rekreasi bagi masyarakat sekitar dengan menghadirkan keanekaragaman produk dari Jawa Tengah," ujarnya, Senin ( 17/5/2021).

Pihaknya juga berupaya memastikan keselamatan, kesehatan dan kenyamanan pengunjung dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Mulai dari pengecekan suhu tubuh pengunjung saat memasuki area, pengaturan kendaraan di area parkir yang membatasi kapasitas parkir kendaraan dari jumlah biasanya, dan penggunaan hand sanitizer bagi seluruh pengunjung.

Seluruh pihak yang terlibat di dalamnya juga dipastikan terlibat dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19. "Kami mewajibkan seluruh karyawan, tenant dan pengunjung Resta Pendopo KM 456 untuk terus menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 tersebut,” ujar Raymond Aditya, selaku Property Management Head Resta Pendopo KM 456.

Menghadirkan bangunan yang megah dan mewah serta dilengkapi dengan beragam fasilitas, Resta Pendopo KM 456 merupakan inovasi terbaru tempat istirahat dan pelayanan jalan tol dengan konsep destinasi wisata. Resta Pendopo KM 456 dibangun di dua sisi jalan tol yang dihubungkan dengan sebuah skybridge yang melintang di atas jalan.

Dari skybridge ini, kata dia, pengunjung bisa melihat hamparan indah pemandangan dan sensasi kendaraan yang tepat melaju di bawahnya. Pada lima bangunan utama dan sesuai penamaannya, Resta Pendopo KM 456 mengadaptasi bentuk pendopo sebagai arsitektur utama bangunan.

Arsitektur pendopo ini dipadukan dengan ruang terbuka melalui jembatan yang menyatukan dua sisi bangunan dan struktur bangunan yang bertingkat. Fasilitas ini memungkinkan pengunjung untuk menikmati panorama hamparan sawah di sisi bangunan, menghirup udara segar, sambil menikmati pemandangan gunung-gunung indah yang muncul ketika cuaca cerah.

Menurut Daisy, Resta Pendopo KM 456 dikelilingi lima gunung ikonik seperti Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, dan Gunung Ungaran. Resta Pendopo KM 456 juga menyediakan tempat-tempat berswafoto yang populer dengan latar belakang pemandangannya yang indah tersebut.

Selain memanjakan indra penglihatan, Resta Pendopo KM 456 juga akan memanjakan lidah para pengunjung dengan kehadiran ritel kuliner yang lengkap. “Kehadiran Resta Pendopo KM 456 bertujuan untuk membangun ekosistem kuliner Jawa Tengah dengan merangkul UMKM dari kota Semarang, Salatiga, Boyolali, Solo dan kabupaten lainnya di area sekitar tol," ujarnya.

Deretan sajian kuliner yang dapat dinikmati terbilang cukup lengkap, di antaranya yaitu Ayam Goreng Bu Toha, Tahu Baxo Bu Pudji, Serabi Notosuman (Ny. Handayani), Ronde Jago, Sate Sapi Suruh dari Salatiga, Pecel Semanggi serta Singkong Keju D-9 yang bergabung bersama nama-nama besar seperti Starbucks, Solaria, Thee Kultur, Tong Tji, Kopi Banaran dan lainnya. Peritel besar ini juga memberikan pengalaman yang berbeda melalui desain interior dan konsep restaurant yang unik.

Untuk menunjang aktivitas lain seperti rest area pada umumnya, Resta Pendopo KM 456 sudah dilengkapi dengan fasilitas parkir yang luas, toilet yang bersih dan nyaman, mushola, masjid, area terbuka bahkan outlet ritel fashion turut bergabung meramaikan area. Dengan fasilitas lengkap dan nyaman, Resta Pendopo KM 456 diharapkan bukan hanya sebagai tempat beristirahat namun juga menjadi destinasi wisata bersama keluarga yang dapat memenuhi segala kebutuhan.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto