logo

Klaster Keluarga Berpotensi Muncul Pasca Lebaran

Klaster Keluarga Berpotensi Muncul Pasca Lebaran

Ganjar berikan keterangan pers
17 Mei 2021 14:33 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Masyarakat Jawa Tengah diingatkan untuk mewaspadai klaster keluarga yang berpotensi muncul pascal Lebaran.

Warga juga diminta, semua prosedur untuk menekan penyebaran Covid-19 terus dilakukan, seperti rapid test antigen pada arus balik serta menyiagakan SDM, tempat isolasi mandiri dan rumah sakit hingga 14 hari ke depan.

"Sekarang klaster yang banyak di Jateng dari keluarga. Untuk itu masyarakat harus siaga, jangan sepelekan. Ini perlu menjadi perhatian semua agar tetap menjaga prokes karena potensi penambahan ada," kata Ganjar saat menghadiri halalbihalal virtual di lingkungan Pemprov Jateng dan Forkopimda di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (17/5/2021).

Dijelaskan evaluasi sementara terkait arus mudik dan balik Idul Fitri 1442 H secara keseluruhan orang yang datang, baik menggunakan izin sesuai prosedur maupun yang menerobos, jumlahnya berkurang dibanding tahun lalu.

Jika tahun lalu mencapai satu jutaan, maka pada tahun ini hanya sekitar 600 ribuan. Hal ini tentu terlaksana atas banyaknya masyarakat yang taat untuk tidak mudik.

"Tentu saja arus balik ini juga menjadi catatan kita agar semua dalam kontrol yang ketat karena tidak hanya soal kemacetan, keamanan, tetapi juga kesehatan. Maka di beberapa titik tetap saja random sampling test khususnya rapid tes antigen dilakukan. Saya berbagi tugas dengan Wagub untuk monitoring di beberapa tempat. Saya menyampaikan terima kasih ada Bupati dan Wali Kota bersama Forkompimdanya yang kompak," jelasnya.

Ganjar tidak menampik adanya temuan warga positif Covid-19 saat arus mudik meskipun jumlah pastinya belum diketahui karena masih menunggu evaluasi secara keseluruhan.

Sementara dari data yang ada pekan lalu setidaknya ada sekitar 28 orang yang kedapatan positif Covid-19 pasca rapid test antigen di jalur penyekatan.

"Ada. Datanya kemarin terus muncul, saya belum up date tetapi beberapa waktu lalu, tepatnya sepekan lalu ada sekitar 28 orang. Sampai dengan tadi dilaporkan di Banyumas menemukan tidak sampai 10 orang. Mudah-mudahan itu bisa menjaga," katanya.

Untuk mengantisipasi potensi peningkatan kasus Covid-19 pasca Lebaran, Ganjar sudah meminta kepada seluruh kepala daerah agar meningkatkan kewaspadaan. Begitu juga dengan penyiapan tempat isolasi, baik isolasi mandiri maupun isolasi dan ICU di rumah sakit. Penyiagaan tersebut dilakukan selama 14 hari ke depan.

"Tempat isolasi dan rumah sakit saya minta standby. Kami minta paling tidak selama 14 hari ke depan SDM siap, khususnya Yankes rumah sakit dan pelayanan medis harus siap, tempat isolasi disiapkan baik yang di rumah sakit maupun mandiri agar kita siap siaga kalau ada peningkatan," ungkapnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto