logo

Baliho Ucapan Idul Fitri Airlangga Tersebar Di Solo Raya: Bentuk Penghormatan Ke Rakyat

Baliho Ucapan Idul Fitri Airlangga Tersebar Di Solo Raya: Bentuk Penghormatan Ke Rakyat

Baliho maupun bilboard ucapan Selamat Idul Fitri 1442 H dari Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama Ketua PPK Kosgoro 1957 Henry Indraguna bertebaran di jalan-jalan raya di Dapil Solo Raya
16 Mei 2021 20:46 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - SOLO: Pemasangan baliho maupun bilboard Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di berbagai tempat strategis di Indonesia bertujuan untuk memberikan ucapan Selamat Idul Fitri 1442 H/2021 M kepada masyarakat seluruh Nusantara sebagai bentuk penghormatan ummat Muslim Indonesia yang telah berhasil menunaikan ibadah puasa dan ibadah lainnya di bulan suci Ramadan.

Ketua PPK Kosgoro 1957 Henry Indraguna mengatakan hari Fitri, hari kemenangan telah tiba. Maka sebagai tokoh bangsa, Ketum Airlangga Hartarto yang juga Menko Perekonomian juga tak luput dari kekeliruan dan kesalahan sebagai pembantu Presiden dan sebagai pimpinan tertinggi partai besar seperti Partai Golkar. Maka momentum Hari Raya Idul Fitri sangat tepat untuk menyampaikan ungkapan mohon maaf lahir dan batin.

“Pada dasarnya pemasangan foto Ketum Airlangga itu sebatas untuk memberikan ucapan selamat Idul Fitri kepada masyarakat, tetapi khusus di Solo Raya karena saya ditugaskan partai untuk melakukan kerja-kerja politik di wilayah ini maka juga perlu didampingi dengan foto saya,” ujar Henry yang telah berjibaku menggalang kekuatan dan konsolidasi untuk dukungan suara pada Pemilu 2014-2019 di Dapil Jateng V (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo dan Klaten) ini di sela-sela halbi di Surakarta, Minggu (16/5/2021)

Henry mengakui, sebagai kandidat Caleg DPR RI untuk Dapil V Solo Raya maka dirinya berkewajiban untuk ikut menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1442 H kepada masyarakat yang pernah mendukungnya untuk menjadi legislator Senayan.

“Bagaimanapun, saya pernah menjadi salah satu kandidat caleg Senayan dari Dapil V Solo Raya, sehingga untuk mengenang perjuangan sekaligus merayakan Idul Fitri di hari kemenangan maka saya terpanggil untuk mengucapkannya dan manghayubagya kepada warga masyarakat yang merayakan hari kemenangan tersebut," ujar pria yang bergelar Kanjeng Pangeran dari Kasunanan Surakarta ini.

Saat ditanya kenapa harus ada foto Ketum Golkar Airlangga Hartarto yang ikut dipasang dalam baliho atau billboard tersebut, Henry menyebut nantinya agar seluruh masyarakat Indonesia mengetahui, mengenal, dan memahami bahwa telah ada sosok atau figur tokoh nasional yang bakal menjadi calon untuk memimpin negeri ini.

“Itu tujuannya mengenalkan lebih dekat sosok Pak Airlangga dari sejak awal kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Henry, pada saat terjun ke lapangan, dirinya sering menyerap aspirasi mengenai sosok pemimpin nasional yang mampu membawa bangsa ini menuju ke arah perubahan yang lebih baik, maju, dan berkembang.

“Itu saya tangkap dari forum-forum diskusi baik formal maupun non-formal yang digelar oleh masyarakat arus bawah bahwa kepemimpinan sebagai penerus pemimpin sekarang adalah yang berkualitas dan bervisi seperti Ketum kami di Golkar,” tandas Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini.

Anjuran Bagi Pemudik

 Pada bagian lain, dia berpesan kepada masyarakat yang tetap mudik dan kini sedang dalam proses pulang balik agar selalu menjaga kesehatan, mematuhi, dan menaati anjuran Pemerintah.

“Sebisa mungkin memang tidak mudik, patuhi anjuran Pemerintah untuk cukup mudik secara virtual saja karena juga tidak akan mengurangi kehikmatan dan makna Idul Fitri untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar di kampung halaman. Tetapi kalau pun tetap mudik, saya harap para pemudik hati-hati di jalan, patuhi protokol kesehatan secara serius agar kesehatan dan keselamatan kita terjamin,” tuturnya.

Henry pun memberi masukan kepada Pemerintah Daerah untuk mengatur aktivitas sosial warganya dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) agar aktivitas masyarakat selama lebaran tidak sampai menimbulkan peningkatan kurva Covid-19 secara signifikan.

Henry sendiri menilai warga atau masyarakat di wilayah Solo Raya cukup taat terhadap kebijakan PPKM dan larangan mudik.

“Kita memang berharap agar kiranya masyarakat atau warga Solo Raya tetap mematuhi dan mentaati anjuran, aturan, dan himbauan pemerintah tersebut serta juga dapat memberikan contoh teladan bagi masyarakat-warga Solo Raya di dapil lain,” kata Henry yang juga Wakil Ketua Pengurus Pusat Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) Kasgoro 1957 ini.***