logo

2 Juta Pemudik Yang Kembali Ke Jakarta Akan Jalani Tes Swab

2 Juta Pemudik Yang Kembali Ke Jakarta Akan Jalani Tes Swab

Rakor PMJ, Kodam Jaya memutuskan akan melakukan tes swab pada pemudik setelah tiba di Jakarta kembali. (Suarakarya.id/Sadono)
11 Mei 2021 15:54 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya akan melakukan tes swab dan rapid tes kepada pemudik usai melaksanakan mudik dikampung halaman dan kembali ke Ibu Kota Jakarta.

Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran, lokasi tes swab akan dilakukan di polres, polsek, kodim dan koramil setempat.

“Nanti akan dilaksanakan swab antigen berbasis komunitas,” kata Fadil kepada wartawan usai Rapat Koordinasi antara Polda Metro Jaya dan TNI di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/5/21)

Fadil menuturkan, Kodam Jaya melalui Babinsa dan Polda Metro Jaya lewat Bhabinkamtibmas akan mengecek disetiap lingkungan warga siapa saja warganya yang mudik. Nantinya, warga tersebut akan dites swab di Kampung Tangguh Jaya (KTJ).

“Kodam Jaya ada Babinsa dan Polda Metro Jaya memiliki Bhabinkamtibmas yang datang setiap RW untuk mendata siapa warga yang pulang kampung. Nanti, akan di rapid tes,” ujar Fadil.

Fadil mengatakan, sudah ada 2 juta pemudik yang keluar dari Jakarta. Petugas terus berupaya untuk melakukan penyekatan disejumlah lokasi. Selain itu, Polda Metro Jaya fan Kodam Jaya melakukan koordinasi dengan Kodam dan Polda tetangga.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung AR mengatakan, langkah penyekatan untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 lewat pemudik.

“Apa yang kita lakukan hari ini sebagai bentuk antisipasi. Kita lihat arus mudik sebelum adanya larangan bahkan saat sudah larangan itu masih ada. Saya mengantisipasi bersama Polda Metro Jaya, Pangkoops dan Pangkoarmada. Untuk antisipasi arus balik ke Jakarta itu bisa berkurang atau bertambah,” kata Dudung.

Menurut Dudung, petugas akan melakukan berbagai upaya pencegahan agar pemudik ke Jakarta tidak membawa Covid-19.

“Oleh karenanya nanti ada cek poin baik koramil dan polsek yang akan melakukan protokol kesehatan, salah satunya cek antigen Covid-19. Setelah itu yang tidak lolos cek poin kita berdayakan dengan satgas Covid-19 oleh personel RW di Kampung Tangguh. Pasukan TNI dan Polri yang tergabung dalam PPKM dan menjadi Tracer di lapangan akan datang ke masing orang per orang di RT setempat. Setelah itu akan kita akan ketahui data resiko dan kerawanan Covid-19,” pungkas mantan Gubernur AKMIL ini. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto