logo

Pedagang Kecil Terdampak, Pemkab Magelang Tutup Semua Objek Wisata

Pedagang Kecil Terdampak, Pemkab Magelang Tutup Semua Objek Wisata

Peadagang kecil terdampak penutupan obyek wisata
10 Mei 2021 11:30 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Meskipun berdampak terhadap para pedagang kecil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, tetap menutup semua objek wisatanya, termasuk Candi Borobudur selama Lebaran 2021.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengapresiasi langkah Pemkab Magelang tersebut. Ia berharap, kebijakan itu bisa diikuti oleh daerah lain.

Ganjar menyampaikan hal itu, usai mengecek kondisi di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Senin (10/5/2021). Destinasi unggulan Jateng tersebut bahkan ditutup mulai 8-17 Mei 2021 mendatang.

“Mudah-mudahan Magelang bisa menjadi contoh daerah lain," kata Ganjar.

Menurutnya, beberapa daerah juga sudah melapor akan menutup obyek wisatanya. Antara lain, Wonogiri dan Kebumen. Namun, pihaknya melihat masih ada data soal pariwisata di Kebumen.

“Yang sudah menyampaikan Kwbupaten Magelang yang menutup semuanya, kemarin Wonogiri juga, informasinya Kebumen juga, cuma yang di Kebumen, saya lihat datanya masih ada,” ucapnya.

Ganjar berharap, potensi keramaian di tempat pariwisata bisa menjadi perhatian pemerintah daerah. Pengawasan harus ketat, jika tidak maka lebih baik tutup.

“Potensi-potensi tempat pariwisata yang kerumunannya banyak saya sarankan untuk diperhatikan, kalau kira-kira agak berat untuk mengawasi ditutup saja. Itu jauh lebih baik,” tegasnya.

Daerah lain yang masih membuka tempat wisata, lanjutnya, juga harus memastikan sesuai dengan izin yang hanya membuka 30 persen dari kapasitas sehingga kontrol terhadap kerumunan akan mudah.

“Tapi saya ingatkan ketika nanti ngontrolnya sulit, ditutup itu jauh lebih aman. Ini kita semua berikhtiar berkontribusi menjaga agar aman,” tandasnya.

Sebagai informasi, destinasi wisata di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditutup selama libur Lebaran 2021/1442 Hijriah. Kebijakan Pemerintah Daerah ini sesuai instruksi pemerintah pusat dan Provinsi guna mengendalikan penyebaran Covid-19. ***

Editor : Pudja Rukmana